BP BUMN Dorong Danantara Selaraskan Bisnis Peruri dan Telkom

Deputi Bidang Fasilitasi dan Sinergi Pembangunan BP BUMN Hambra Samal. Foto: Metrotvnews.com/Andika Fauzan.

BP BUMN Dorong Danantara Selaraskan Bisnis Peruri dan Telkom

Andika Fauzan Azhari • 21 October 2026 19:10

Jakarta: Badan Pengaturan (BP) BUMN mendorong sinergi dan penataan bisnis perusahaan negara di sektor teknologi informasi (TI) agar layanan antar-BUMN tidak tumpang tindih. Danantara memiliki program strategis untuk menyelaraskan lini layanan perusahaan-perusahaan tersebut.

Deputi Bidang Fasilitasi dan Sinergi Pembangunan BP BUMN Hambra Samal mengatakan, perusahaan negara di bidang TI tidak hanya mencakup Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri), tetapi juga BUMN lain, seperti Telkom.

"BUMN yang bergerak di bidang IT bukan hanya Peruri, masih ada Telkom dan lain sebagainya. Nah, teman-teman dari Danantara punya program sinergi dan focusing. Dan kami juga dari BP BUMN itu punya kewajiban memberikan dukungan untuk program-program seperti itu," ujar Hambra dalam acara Peruri Digital Summit 2026 di Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2026.

Menurut Hambra, penataan dan penyelarasan bisnis diperlukan agar setiap BUMN dapat beroperasi sesuai fokus bisnis utamanya tanpa tumpang tindih dengan perusahaan negara lainnya.

BP BUMN, lanjutnya, akan mendukung program sinergi yang digagas Danantara untuk memperkuat koordinasi dan pembagian fokus layanan antarperusahaan.


Ilustrasi. Foto: Magnific.
 

 

Peruri diminta tetap fokus pada bisnis utama


Dalam kesempatan yang sama, Hambra mengingatkan Peruri agar tetap berpegang pada fokus bisnis utamanya di bidang sekuriti dokumen dan teknologi informasi. Penataan tersebut juga perlu mempertimbangkan ruang lingkup usaha BUMN lain, termasuk Telkom yang bergerak di sektor telekomunikasi.

"Jangan sampai menjadi pesaing Telkom, jangan sampai juga menjadi pesaing-pesaing yang lain. Itu dari perspektif kami sebagai BUMN, kami akan terus menjaga itu," kata Hambra.

Melalui sinergi dan penataan fokus bisnis, kolaborasi antar-BUMN diharapkan dapat meningkatkan efektivitas layanan serta memperkuat ekosistem digital nasional.

(Ade Hapsari Lestarini)