Ilustrasi. Foto: dok IFG Life.
6 Tahun Beroperasi, Pembayaran Klaim IFG Life Capai Rp33,76 Triliun
Husen Miftahudin • 22 October 2026 20:30
Jakarta: Pembayaran klaim PT Asuransi Jiwa IFG mencapai Rp33,76 triliun sejak perusahaan berdiri pada Oktober 2020 hingga September 2026. Capaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan enam tahun perusahaan dalam memperkuat perlindungan bagi masyarakat Indonesia.
Direktur Keuangan IFG Life Ryan Diastana Firman mengatakan peringatan enam tahun menjadi momentum untuk mengevaluasi pencapaian sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah.
"Enam tahun perjalanan IFG Life menjadi momentum bagi kami untuk terus menghadirkan perlindungan yang bermakna bagi masyarakat Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperluas akses perlindungan melalui kemitraan strategis, serta menghadirkan inovasi yang memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan asuransi," ujar Ryan dalam keterangan tertulis, Kamis, 22 Oktober 2026.
Untuk memperluas akses perlindungan, perusahaan menjalin kemitraan dengan sejumlah lembaga keuangan, termasuk bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Hana Bank, Bank Sulselbar, dan Bank Papua.
.jpeg)
(Gedung kantor IFG Life. Foto: dok IFG Life)
Pengembangan layanan digital
Perusahaan juga mengembangkan layanan digital melalui aplikasi One by IFG. Platform tersebut memungkinkan pengguna mengakses produk asuransi jiwa, membeli produk sesuai kebutuhan, dan mengelola polis secara digital. Aplikasi ini juga mengintegrasikan layanan pendukung kesehatan, seperti konsultasi dokter daring dan penerbitan surat rujukan medis.
Selain pengembangan bisnis, perusahaan menjalankan program tanggung jawab sosial melalui edukasi literasi keuangan, pemberdayaan komunitas, bantuan bagi masyarakat terdampak bencana, serta kegiatan pelestarian lingkungan.
Ryan mengatakan perusahaan akan terus mengembangkan layanan perlindungan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperluas kontribusi sosial.
"Ke depan, IFG Life akan terus berupaya menghadirkan perlindungan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus memastikan setiap langkah pertumbuhan perusahaan membawa manfaat yang lebih luas," kata dia.