Sosialisasi"Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia” di Universitas Tulungagung. Istimewa.
MBG Investasi Bangsa Indonesia untuk Masa Depan
Al Abrar • 7 July 2025 09:49
Tulungagung: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan investasi besar bangsa Indonesia untuk masa depan. Program ini adalah langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, yang kini tengah digalakkan oleh DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN).
Sosialisasi bertema “Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia” digelar di Universitas Tulungagung, Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, pada Sabtu, 5 Juli 2025. Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB itu diikuti oleh ratusan peserta.
Kegiatan sosialisasi MBG ini dihadiri oleh perwakilan anggota Komisi IX DPR RI Heru Tjahjono, Kepala Instalasi Gizi RSUD dr Iskak Tulungagung Ratih Puspitaningtyas, Tenaga Ahli Deputi Penyediaan dan Penyaluran BGN Achmad Kudori bersama Adib Alfikry, serta Rektor Universitas Tulungagung Muharsono.
Dalam sambutannya, Heru Tjahjono menegaskan MBG bukan sekadar upaya menurunkan angka stunting, melainkan strategi besar yang membawa dampak luas bagi kehidupan masyarakat, khususnya di Tulungagung.
“Asupan gizi yang cukup dan seimbang sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak, baik secara fisik maupun kecerdasan otak,” ujar Heru.
| Baca: Kapolri Siap Kerahkan Sumber Daya untuk Sukseskan Program Pemerintah |
Ia juga menyoroti pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur komunitas yang menjadi bagian dari Program MBG. Menurutnya, kehadiran dapur komunitas ini turut menggerakkan roda ekonomi lokal dan membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar.
Sementara itu, Tenaga Ahli Deputi Penyediaan dan Penyaluran BGN Adib Alfikry memaparkan secara rinci mekanisme dan alur kemitraan dalam Program MBG.
“Mulai dari proses pendaftaran, tahap verifikasi, hingga pelaksanaan operasional di lapangan, semuanya dirancang agar transparan dan mudah diakses oleh masyarakat yang ingin terlibat,” jelas Adib.
Kepala Instalasi Gizi RSUD dr Iskak Tulungagung, Ratih Puspitaningtyas, turut menekankan pentingnya keseimbangan gizi dalam setiap menu makanan yang disajikan melalui Program MBG.
“Keseimbangan antara karbohidrat, protein, sayuran, buah-buahan, dan lemak sehat bukan hanya membuat anak kenyang, tetapi juga memastikan kebutuhan nutrisinya terpenuhi secara optimal,” ucap Ratih.
Ia menambahkan, kolaborasi antara program MBG dengan para ahli gizi membuat kualitas penyajian makanan semakin terjamin. Dengan pendampingan tenaga profesional, MBG diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam menurunkan angka stunting dan mendorong anak-anak tumbuh lebih cerdas dan sehat.
Program MBG membawa misi besar dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Program ini tidak hanya fokus pada pemenuhan gizi anak-anak—baik yang sudah bersekolah maupun yang belum—tetapi juga memberi dampak nyata bagi perekonomian lokal. Di Kabupaten Tulungagung, program ini membuka lapangan kerja baru serta memberdayakan warga melalui pendirian dapur komunitas atau SPPG.