Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (Rerie). Foto: Dok. Metrotvnews.com
Lestari Moerdijat: Nilai-Nilai Perjuangan RA Kartini Sangat Relevan di Masa Kini
Fachri Audhia Hafiez • 25 February 2026 12:31
Jepara: Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (Rerie) menilai perjuangan RA Kartini masih sangat relevan dengan kondisi saat ini. Khususnya untuk mewujudkan kebebasan, kemandirian, dan kemampuan perempuan untuk berada di depan.
"Perjuangan RA Kartini bukan hanya ditujukan untuk kaum perempuan semata. Lebih penting dari itu, sejatinya beliau memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan," kata Rerie di sela kunjungan ke Kantor Bupati Jepara dan Museum Kartini dalam rangkaian Safari Ramadan DPP Partai NasDem di Jepara, Jawa Tengah, Rabu, 25 Februari 2026.
Ketua DPW Partai NasDem Jawa Tengah itu hadir mendampingi Wakil Ketua Umum DPP Partai NasDem Saan Mustofa disambut oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo dan jajarannya.
Selain mengunjungi museum, Rerie, menyerahkan bantuan mobil perpustakaan untuk Taman Bacaan Masyarakat di Jepara.
Menurut Rerie, Museum Kartini yang bertempat di Pendopo Kabupaten Jepara ini tidak hanya menyajikan nilai-nilai perjalanan RA Kartini, tetapi juga nilai-nilai kemanusiaan yang diperjuangkannya.
Anggota Komisi X DPR itu mengungkapkan bahwa dirinya bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Jepara menggagas agar Museum Kartini juga bisa berfungsi sebagai pusat studi perempuan.
"Jadi embrio sebagai pusat studi perempuan sudah ada, kami saat ini sedang mengumpulkan berbagai macam kelengkapannya," ujar Rerie.

Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (Rerie). Foto: Dok. Metrotvnews.com.
Dengan langkah tersebut, jelas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, upaya mewujudkan museum sebagai pusat pengembangan literasi bagi masyarakat semakin dekat untuk direalisasikan.
Apalagi, tegas Rerie, bila pajak buku berhasil dihapuskan. Dengan kondisi tersebut peningkatan literasi masyarakat terkait perempuan semakin nyata.
Menurut Rerie, pihaknya sebagai anggota DPR RI bersama Pemerintah Kabupaten Jepara menargetkan agar Museum Kartini bisa menjadi museum kelas A yang bisa menjadi kebanggaan masyarakat.