Arus lalu lintas Gerbang Tol Cikampek Utama. ANTARA/HO-Jasa Marga
Pantauan Arus Balik Tahun Baru 2026: 11 Ribu Kendaraan Padati Tol Jakarta-Cikampek
Achmad Zulfikar Fazli • 4 January 2026 17:07
Karawang: PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus memantau intensif terhadap pergerakan lalu lintas pada arus balik libur Tahun Baru 2026 di ruas Tol Jakarta-Cikampek. VP Corporate Secretary and Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, mengatakan peningkatan volume kendaraan dari wilayah timur menuju barat Transjawa terpantau di Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama, sejak pukul 06.00 WIB.
Dia mengatakan pemantauan arus lalu lintas untuk memastikan kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan pengguna jalan tol. Pihaknya memantau dinamika lalu lintas secara seketika dengan memastikan seluruh layanan operasional siap melayani pengguna jalan, mulai dari kesiapan gardu transaksi, petugas di lapangan, hingga pengaturan lalu lintas secara terpadu.
Dilansir dari Antara, berdasarkan hasil pemantauan lalu lintas, pada pukul 06.00-14.00 WIB, 4 Januari 2026, sebanyak 11.484 kendaraan melintas dari wilayah timur Transjawa melalui GT Cikampek Utama atau meningkat 55,11 persen dibandingkan dengan kondisi lalu lintas normal 7.404 kendaraan.
Sebagai bentuk kesiapan menghadapi arus balik, JTT mengoptimalkan layanan transaksi di gerbang tol utama, khususnya melalui pengaturan operasional di GT Cikampek Utama dengan mengoperasikan 18 gardu transaksi ke arah Jakarta dan 12 gardu transaksi ke arah Transjawa.
Baca Juga:
102 Ribu Kendaraan Masuk Daerah Wisata via GT Karanganyar Selama Nataru |
.jpg)
Ilustrasi lalu lintas di tol. Jasa Marga
Upaya ini didukung dengan peningkatan kesiapsiagaan petugas operasional dan layanan lalu lintas, serta koordinasi intensif dengan kepolisian Patroli Jalan Raya dan instansi terkait, demi menjaga kelancaran arus kendaraan di seluruh segmen Transjawa.
JTT memastikan kesiapan fasilitas pendukung perjalanan, termasuk area rehat, rambu lalu lintas, dan layanan informasi perjalanan. Informasi terkini disampaikan secara berkala melalui Dynamic Message Sign (DMS), media sosial resmi, serta kanal informasi Jasa Marga Group agar pengguna jalan dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik.
JTT mengimbau pengguna jalan mengatur waktu perjalanan, memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.