Presiden Iran Masoud Pezeshkian. (EPA-EFE)
Presiden Iran Tegaskan Implementasi Kesepakatan Jadi Kunci Negosiasi dengan AS
Muhammad Reyhansyah • 23 June 2026 14:44
Teheran: Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan keberhasilan negosiasi yang sedang berlangsung dengan Amerika Serikat (AS) bergantung pada pelaksanaan penuh seluruh komitmen yang telah disepakati kedua pihak.
Dalam unggahan di platform X pada Selasa, 23 Juni 2026, Pezeshkian mengatakan kemajuan perundingan tidak akan ditentukan oleh pernyataan politik, melainkan oleh implementasi nyata dari kewajiban yang telah diterima masing-masing pihak.
“Efektivitas perundingan (dengan AS) bergantung pada komitmen penuh terhadap kewajiban yang telah disepakati dan pelaksanaannya secara tepat,” tulis Pezeshkian, dikutip dari Anadolu.
Ia menambahkan bahwa kemajuan proses tersebut akan diukur berdasarkan kepatuhan praktis terhadap tanggung jawab yang telah diterima.
“Pernyataan di luar teks yang telah disepakati tidak membantu memajukan negosiasi,” ujarnya.
Pernyataan Pezeshkian disampaikan setelah Iran dan Amerika Serikat menggelar perundingan di resor Bürgenstock, Swiss, pada Minggu dalam kerangka Memorandum of Understanding (MoU) Islamabad.
Iran dan Amerika Serikat sebelumnya mengumumkan pada 14 Juni bahwa keduanya telah mencapai kesepahaman 14 poin yang dimediasi Pakistan untuk mengakhiri konflik dan menyelesaikan berbagai perselisihan melalui dialog serta negosiasi.
Kesepakatan yang dikenal sebagai MoU Islamabad tersebut mulai berlaku pada 18 Juni setelah ditandatangani secara elektronik oleh Pezeshkian dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Dokumen itu mencakup sejumlah ketentuan terkait penghentian konflik, termasuk di Lebanon, pembukaan kembali Selat Hormuz bagi pelayaran internasional, serta pencabutan blokade laut Amerika Serikat terhadap Iran.
Baca juga: Perundingan AS-Iran di Swiss Berakhir, Kelompok Kerja Segera Dibentuk