Sebuah kapal tanker yang berada di Selat Hormuz. Foto: Press TV
Iran-Oman Bahas Skema Baru Selat Hormuz, Kapal Akan Dikenai Biaya Layanan
Muhammad Reyhansyah • 7 August 2026 16:11
Teheran: Kerangka negosiasi yang tengah disusun Iran dan Oman dilaporkan akan mewajibkan kapal yang melintasi Selat Hormuz membayar biaya layanan maritim sebagai bagian dari pengaturan baru jalur pelayaran.
Mengutip sumber yang mengetahui pembahasan di Kementerian Luar Negeri Iran, kantor berita semi-resmi Fars melaporkan biaya tersebut akan dikenakan untuk berbagai layanan, seperti asuransi, pengisian bahan bakar (bunkering), perlindungan lingkungan, dan layanan maritim lainnya.
“Pada tahap awal masa transisi, kapal akan memasuki Selat Hormuz melalui jalur pelayaran utara di dekat pantai Iran dan keluar melalui jalur selatan di dekat pantai Oman,” ujar sumber tersebut, dikutip dari Anadolu, Jumat, 7 Agustus 2026
Setelah masa transisi berakhir, lalu lintas di jalur utara dan selatan disebut akan dihentikan. Seluruh kapal nantinya akan diarahkan menggunakan satu jalur pelayaran di bagian tengah selat.
Dalam skema itu, lalu lintas kapal yang memasuki selat akan dikelola Iran, sedangkan kapal yang keluar akan dikelola bersama oleh Iran dan Oman.
Sumber tersebut juga membantah laporan yang menyebut Iran dan Oman berbeda pendapat mengenai besaran biaya sebesar 7% atau 3% dari nilai muatan kapal.
Menurutnya, besaran biaya akan ditentukan berdasarkan berbagai faktor, termasuk jenis dan cakupan layanan maritim yang dapat diberikan Iran kepada kapal yang melintas.