Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong. (Anadolu Agency)
HUT ke-81 RI, Penny Wong Soroti Sejarah Hubungan Indonesia-Australia
Willy Haryono • 17 August 2026 22:01
Jakarta: Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin, 17 Agustus 2026, seraya menyampaikan duka mendalam atas jatuhnya puluhan korban jiwa dalam bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Wong mengatakan sebagian warga Australia telah melihat dampak gempa yang melanda NTT pada akhir pekan lalu. Bencana tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya 53 orang dan melukai banyak lainnya.
“Saya bersama dengan Perdana Menteri Australia turut menyampaikan rasa duka mendalam atas jatuhnya korban jiwa, serta menyampaikan simpati kami kepada semua pihak yang terdampak oleh peristiwa tragis ini,” ujar Wong, dalam siaran pers yang diterima Metrotvnews.com.
“Kami berdiri bersama Pemerintah dan rakyat Indonesia di masa-masa sulit ini,” lanjutnya.
Wong kemudian menyampaikan ucapan selamat kepada Indonesia atas peringatan 81 tahun kemerdekaan.
Ia menyoroti sejarah dukungan Australia terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia. Menurut Wong, Australia merupakan salah satu negara yang sejak awal mendukung dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Sejarah Dukungan Australia terhadap Indonesia
Australia mengumumkan pengakuan de facto terhadap Pemerintah Indonesia pada 9 Juli 1947. Ketika Belanda kemudian melancarkan serangan militer besar-besaran pertama terhadap Republik Indonesia, Australia membawa persoalan tersebut ke Dewan Keamanan PBB.Dewan Keamanan PBB kemudian membentuk sebuah komite untuk menyelesaikan sengketa tersebut. Indonesia memilih Australia sebagai perwakilannya dalam komite tersebut.
“Kami bangga akan sejarah tersebut, karena kami menyadari bahwa keamanan Australia bergantung pada hubungan kita dan kawasan tempat kita berada,” kata Wong.
Ia juga menegaskan pentingnya hubungan Australia dengan Indonesia.
“Sebagaimana disampaikan oleh Perdana Menteri Australia, tidak ada hubungan yang lebih penting bagi Australia selain hubungan dengan Indonesia,” ujarnya.
Wong turut menyinggung Perjanjian Lombok yang ditandatangani kedua negara 20 tahun lalu. Perjanjian tersebut mengukuhkan komitmen Australia dan Indonesia untuk saling menghormati kedaulatan serta integritas wilayah masing-masing.
Menurut Wong, hubungan Australia dan Indonesia saat ini semakin erat. “Hubungan antara kedua negara kita sebagai tetangga dan mitra telah menjadi lebih erat dari sebelumnya,” katanya.
Baca juga: PM Australia Sampaikan Ucapan Duka untuk Korban Gempa NTT di HUT ke-81 RI