Pangdam IX/Udayana: Kepergian Sertu Muhammad Nur Ichwan Kehilangan Besar bagi TNI

Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Piek Budyakto. ANTARA/HO-Penerangan Kodam Udayana

Pangdam IX/Udayana: Kepergian Sertu Muhammad Nur Ichwan Kehilangan Besar bagi TNI

Whisnu Mardiansyah • 4 April 2026 10:43

Denpasar: Keluarga besar Kodam IX/Udayana menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas gugurnya salah satu prajurit terbaiknya, Sertu Muhammad Nur Ichwan. Sertu Muhammad Nur Ichwan merupakan prajurit Kodam IX/Udayana yang sehari-hari berdinas di Kesdam IX/Udayana.

“Kepergian almarhum merupakan kehilangan besar bagi TNI, khususnya Kodam IX/Udayana. Almarhum adalah prajurit yang telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan pengabdian terbaiknya kepada bangsa dan negara melalui penugasan misi perdamaian dunia,” ungkap Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, di Denpasar seperti dilansir Antara,  Jumat, 3 April 2026.

Dalam penugasan internasional, Muhammad Nur Ichwan dipercaya mengemban tugas sebagai Bintara Kesehatan (Bakes) Kompi B Satgas Yonmek TNI Kontingen Garuda XXIII-S/UNIFIL Lebanon. Misi ini menjadi bagian dari kontribusi Indonesia dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Pangdam mengajak seluruh prajurit dan keluarga besar Kodam IX/Udayana untuk bersama-sama memanjatkan doa. Doa agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.
 


Sertu Muhammad Nur Ichwan lahir di Magelang pada 12 Mei 2000. Ia meninggalkan istri, Hana Dita Anjani, serta seorang putri tercinta, Maurellia Syakila Nur Salsabila, yang saat ini masih berusia sekitar tujuh bulan.

Sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa serta pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara, TNI menganugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dari pangkat Sertu menjadi Serka Anumerta. Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/467/1/2026 tanggal 31 Maret 2026 tentang Penetapan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Operasi Militer Selain Perang Anumerta kepada almarhum.


Pasukan UNIFIL yang bertugas di Lebanon. Foto: Anadolu

Tak hanya itu, kepada keluarga yang ditinggalkan juga diberikan berbagai bentuk perhatian dan santunan. Pemberian ini sebagai wujud perhatian dan penghormatan kepada prajurit yang gugur dalam tugas.

Kodam IX/Udayana juga terus menjalin komunikasi dengan keluarga guna memberikan dukungan moril, khususnya kepada istri dan anak almarhum. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir bagi keluarga prajurit yang telah mengabdikan hidupnya untuk negara.

Pengorbanan Sertu Muhammad Nur Ichwan menjadi pengingat bahwa tugas menjaga perdamaian dunia bukanlah tanpa risiko. Dedikasi dan pengabdian almarhum akan selalu dikenang sebagai bagian dari kehormatan dan kebanggaan bagi Kodam IX/Udayana khususnya serta bangsa Indonesia pada umumnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)