Petugas BPBD Bondowoso, Jawa Timur, di lokasi jembatan antardesa ambruk akibat banjir. ANTARA/HO-BPBD Bondowoso
Jembatan Darurat Antardesa yang Ambruk di Bondowoso Mulai Dibangun
Silvana Febiari • 15 January 2026 17:41
Bondowoso: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso mulai membangun jembatan darurat antardesa yang ambruk akibat diterjang banjir beberapa waktu lalu. Jembatan darurat yang menghubungkan Desa Leprak dan Desa Wonoboyo di Kecamatan Klabang itu mulai dikerjakan hari ini, Kamis, 15 Januari 2026.
"Pembangunan jembatan darurat antardesa tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga pekan atau sekitar 20 hari," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bondowoso Kristianto Putro Prasojo saat dihubungi di Bondowoso, Jawa Timur, dikutip dari Antara.
Baca Juga :
Pada hari pertama pembangunan jembatan darurat di Desa Wonoboyo, berbagai material bangunan telah dikirimkan, dan sebagian pekerja juga mulai membersihkan area sekitar jembatan. Pembangunan jembatan ini didanai menggunakan anggaran dari Belanja Tidak Terduga (BTT) milik pemerintah daerah setempat.
"Dengan dibangunnya jembatan darurat ini diharapkan masyarakat dua desa tersebut bisa beraktivitas seperti sedia kala," ungkap Kristianto.

Petugas BPBD Bondowoso, Jawa Timur, di lokasi jembatan antardesa ambruk akibat banjir. ANTARA/HO-BPBD Bondowoso
Setelah pembangunan jembatan darurat, pemerintah daerah juga telah menyiapkan anggaran untuk pembangunan jembatan permanen.
"Jembatan darurat yang mulai dibangun pada hari ini tidak hanya bisa dilalui kendaraan roda dua, tapi juga untuk kendaraan roda empat (mobil pribadi) dan bukan untuk kendaraan berat," pungkasnya.