Drama Saling Pecahkan Rekor, Rahmat Erwin Raih Emas Angkat Besi Asian Games 2026

Merah Putih kembali berkibar di podium tertinggi Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Rahmat Erwin Abdullah mempersembahkan medali emas kedua Indonesia pada nomor 75 kg putra cabang olahraga angkat besi.(dok.NOC/NMA)

Drama Saling Pecahkan Rekor, Rahmat Erwin Raih Emas Angkat Besi Asian Games 2026

Muhamad Marup • 26 September 2026 18:13

Jakarta: Rahmat Erwin Abdullah berhasil meraih medali emas nomor 75 kilogram putra cabang olahraga angkat besi Asian Games 2026. Lifter kelahiran Makassar 13 Oktober 2000 itu membukukan total angkatan 366 kilogram di Nagoya City Trade and Industry Center, Jepang, Sabtu 26 September 2026, waktu setempat.

Pertandingan berlangsung ketat. Ada drama saling beradu memecahkan rekor di antara tiga lifter teratas ketika pertandingan berlangsung.

Melansir Antara, Rahmat mencatatkan angkatan snatch terbaik 160 kilogram dan clean and jerk 206 kilogram untuk mengumpulkan total 366 kilogram. Medali perak diraih lifter Thailand Weeraphon Wichuma dan medali perunggu menjadi milik lifter Korea Utara Ri Chong Song.

Saling Pecahkan Rekor

Lifter putra Indonesia Rahmat Erwin Abdullah melakukan angkatan clean and jerk pada final 73 kilogram Grup A Asian Games 2022 di Xiaoshan Sports Centre Gymnasium, Hangzhou, China, Selasa (3/10/2023). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/rwa.

Momen saling memecahkan rekor antarlifter terjadi pada sesi clean and jerk. Ri Chong Song membuka kesempatan dengan angkatan 195 kilogram yang sekaligus menjadi catatan Asian Games Record.

Setelah itu, Weeraphon Wichuma mencatatkan angkatan 200 kilogram yang menjadi New World Record. Rahmat kemudian memecahkan catatan tersebut dengan sukses mengangkat 201 kilogram.

Persaingan berlanjut ketika Ri Chong Song gagal mengangkat 202 kilogram pada kesempatan berikutnya. Kondisi itu membuat Rahmat berada di posisi teratas dengan total angkatan 361 kilogram.

Ri kemudian kembali gagal dalam upaya angkatan 202 kilogram sehingga persaingan perebutan medali emas tersisa antara Rahmat dan Wichuma.

Wichuma tampil pada kesempatan terakhir dan berhasil mengangkat 205 kilogram. Hasil tersebut membuat total angkatannya menjadi 365 kilogram dan menempatkannya di posisi teratas sementara.

Rahmat kemudian turun pada kesempatan keduanya dengan beban 206 kilogram. Ia berhasil mengeksekusi angkatan tersebut dan membukukan total 366 kilogram, sekaligus memastikan medali emas untuk Indonesia. Dengan hasil itu, Rahmat unggul satu kilogram atas Wichuma yang harus puas dengan medali perak.

Catatan tersebut juga menambah raihan medali Rahmat. Sebelumnya, ia juga pernah meraih medali perunggu saat penampilan perdananya di Olimpiade (Tokyo 2020) dan medali emas di SEA Games ke-31 silam, yang merupakan medali emas keduanya di ajang multi-olahraga Asia Tenggara.
 

(Muhamad Marup)