Ilustrasi Gedung Adhi Karya. Foto: dok Adhi Karya.
BP BUMN Minta Adhi Karya Sederhanakan Struktur Anak Usaha
Ade Hapsari Lestarini • 4 September 2026 16:05
Jakarta: BP BUMN bersama Danantara mendorong transformasi PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) melalui penyederhanaan struktur usaha dan penguatan kembali bisnis inti sebagai perusahaan kontraktor.
Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria mengatakan langkah tersebut diharapkan dapat membantu menyehatkan kondisi perusahaan sekaligus memperkuat fokus bisnis ADHI.
"Harapan saya dari hasil seluruh proses yang kita lakukan ini, bisa membuat Adhi (Karya) menjadi sehat, dan kita fokus di atasnya yang hanya sebagai kontraktor dengan kualitas yang baik," ujar Dony dalam keterangan resmi, dilansir Antara, Jumat, 4 September 2026.
Saat ini ADHI memiliki 18 entitas. Menurut Dony, struktur tersebut akan diarahkan menjadi lebih sederhana dan terintegrasi untuk memperkuat fokus bisnis serta mendukung proses penyehatan keuangan perusahaan.
Dalam arahannya kepada jajaran manajemen, Dony menekankan pentingnya mengembalikan ADHI pada bisnis inti sebagai perusahaan kontraktor dengan kualitas pekerjaan sebagai salah satu prioritas.
Penghentian pembentukan anak perusahaan baru
Sejalan dengan langkah tersebut, Dony juga menegaskan perlunya penyederhanaan struktur usaha dan penghentian pembentukan anak perusahaan baru.
"Kita lihat nih, setiap bikin anak perusahaan semuanya bermasalah. Jadi setop, tidak boleh lagi ada anak-anak perusahaan baru," kata dia.
Penyelesaian restrukturisasi keuangan yang ditargetkan pada September 2026 juga menjadi bagian dari proses transformasi perusahaan. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kondisi keuangan dan mendukung keberlanjutan bisnis ADHI.
Sementara itu, anak perusahaan ADHI di sektor properti, termasuk PT Adhi Commuter Properti Tbk, akan menjalani uji tuntas secara menyeluruh. Hasil uji tuntas akan menjadi dasar untuk menentukan langkah terhadap bisnis dan aset yang dimiliki.
Penyederhanaan struktur usaha tersebut diarahkan agar ADHI dapat lebih fokus pada bisnis inti, sekaligus memperkuat kondisi keuangan dan daya saing perusahaan.