Empati untuk Korban Bencana, Imlek di Banda Aceh Digelar Sederhana

Umat Buddha di Vihara Dharma Bakti Banda Aceh menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Foto: Metrotvnews.com/Fajri Fatmawati

Empati untuk Korban Bencana, Imlek di Banda Aceh Digelar Sederhana

Fajri Fatmawati • 17 February 2026 09:59

Banda Aceh: Umat Buddha di Vihara Dharma Bakti Banda Aceh menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang jatuh pada 17 Februari 2026 dalam suasana khidmat dan sederhana. Perayaan digelar tanpa kemeriahan sebagai bentuk empati terhadap masyarakat Aceh yang terdampak bencana dalam beberapa waktu terakhir.

Ibadah dan doa bersama dipusatkan di Vihara Dharma Bakti dengan dihadiri jemaat. Tidak ada pesta besar seperti tahun-tahun sebelumnya. 


Umat Buddha di Vihara Dharma Bakti Banda Aceh menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Foto: Metrotvnews.com/Fajri Fatmawati

Ketua Yayasan Vihara Dharma Bhakti Banda Aceh, Yuswar, mengatakan perayaan Imlek tahun ini memasuki tahun 2577 Kongzili dengan shio Kuda berunsur api. Menurutnya, setiap pergantian tahun memiliki makna dan harapan tersendiri bagi masyarakat Tionghoa.

“Shio kuda melambangkan kelincahan dan kekuatan. Kita berharap sifat itu bisa menjadi semangat untuk terus bergerak maju. Namun karena unsur tahun ini adalah api, kita juga harus lebih waspada dan mampu mengendalikan diri,” ujar Yuswar, Selasa, 17 Februari 2026.

Ia menjelaskan, filosofi shio kuda juga mengajarkan keseimbangan antara hal positif dan negatif dalam kehidupan. Nilai tersebut, kata dia, penting diterapkan agar masyarakat mampu menghadapi berbagai tantangan dengan bijak.


Umat Buddha di Vihara Dharma Bakti Banda Aceh menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Foto: Metrotvnews.com/Fajri Fatmawati

Yuswar berharap pada tahun ini seluruh masyarakat, baik muslim maupun non-muslim, dapat memperoleh keberkahan dalam bentuk kesehatan, kemajuan ekonomi, serta keharmonisan antarumat beragama. Ia menekankan pentingnya menjaga toleransi dan memperkuat kerukunan yang telah terjalin di Banda Aceh.

“Harapan kita tentu tahun Kuda ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Jika ada kekurangan di masa lalu, mari kita belajar dan berbenah agar lebih maju dan makmur. Semoga kita semua bisa hidup rukun dan solid dalam keberagaman,” jelas Yuswar.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)