Bus TransJakarta rute Blok M-Bandara Soekarno Hatta. Foto: Metro TV/Aris Setya
14 Bus TransJabodetabek Blok M-Bandara Soekarno Hatta Pakai Jenis Low Deck
Aris Setya • 12 March 2026 18:00
Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengoperasikan layanan TransJabodetabek rute SH2 Blok M-Bandara Soekarno Hatta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan rute menggunakan bus berlantai rendah atau low deck.
"Jadi, yang pertama busnya berbeda. Deck lebih rendah," kata Pramono di Terminal Blok M Jakarta Selatan, Kamis, 12 Maret 2026.
Jenis bus itu untuk memudahkan penumpang. Terutama yang membawa barang bawaan. Menurut Pramono, bus yang digunakan juga telah dimodifikasi dengan menyediakan tempat penyimpanan koper di bagian tengah kendaraan.
"Walaupun pasti kalau orang bepergian kan kopernya banyak, enggak semua koper itu akan bisa mendapatkan tempat tersendiri sehingga dengan demikian ada beberapa koper yang pasti nantinya apa, bersama penumpang. Ya itu konsekuensinya," ujar Pramono.
.jpeg)
Peresmian Bus TransJakarta rute Blok M-Bandara Soekarno Hatta. Foto: Metro TV/Aris Setya
Sementara itu, jarak keberangkatan antarbus alias headway adalah 10–20 menit. "Jumlah bus yang akan dioperasikan jumlahnya adalah 14 bus dari jam 05.00-20.00 WIB," ucap Pramono.
Pramono memperkirakan 14 armada dapat melayani 1.900-2.000 penumpang. Persis seperti target TransJabodetabek Blok M - Bogor.
Tarif TransJabodetabek Blok M - Soetta dipatok Rp3.500 untuk tiga bulan ke depan. Tarif resmi akan berkisar Rp10.000–Rp15.000.