Petugas Haji Matangkan Operasional Armuzna

PPIH Arab Saudi. Foto: Media Center Haji 2026.

Petugas Haji Matangkan Operasional Armuzna

Akmal Fauzi • 28 April 2026 18:01

Jakarta: Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mematangkan persiapan operasional puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Langkah ini diawali dengan Rapat Koordinasi (Rakor) Perdana Armuzna di Kantor Daerah Kerja (Daker) Mekah, Selasa, 28 April 2026.

Rapat dipimpin Kabid Transportasi PPIH Arab Saudi, Syarif Rahman. Pertemuan strategis ini dihadiri jajaran pimpinan berbagai bidang kunci, mulai dari Bidang Armuzna, Perlindungan Jemaah (Linjam), Layanan Disabilitas (Landis), hingga bidang Transportasi.

“Kita harus memastikan pelayanan maksimal kepada jemaah haji, oleh karena itu petugas harus menyiapkan semua aspek dengan maksimal,” kata Syarif dikutip dari Media Indonesia, Selasa, 28 April 2026.

PPIH Arab Saudi berkomitmen memastikan seluruh aspek teknis penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M berjalan optimal. Rakor berkala ini menjadi langkah untuk memantau setiap tahapan persiapan secara mendetail.
 


Sejumlah poin krusial menjadi bahasan utama, di antaranya transportasi. Yakni, dengan memastikan jumlah armada bus, jadwal operasional, hingga kesiapan terminal.

Kemudian, soal aksesibilitas. Petugas haji bakal menjamin ketersediaan transportasi khusus bagi jemaah lansia dan disabilitas yang menggunakan kursi roda.

Selanjutnya, terkait keamanan. Petugas haji melakukan penguatan layanan Linjam demi kelancaran operasional dan perlindungan menyeluruh, bagi seluruh jemaah.

Lalu, sektor kesehatan. Yakni, terkait kesiapan tenaga medis, skema penanganan darurat, serta penguatan pemantauan bagi jemaah risiko tinggi (risti).


PPIH Arab Saudi. Foto: Media Center Haji 2026.

Selain itu, rakor ini menyoroti alur pergerakan jemaah agar selaras dengan jadwal ibadah dan kesiapan petugas di lapangan. Hal ini dilakukan guna meminimalisir kendala saat jutaan jemaah bergerak secara bersamaan di fase puncak haji.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)