Seharian di Zona Merah, IHSG Berhasil Ditutup Menguat Tipis

Ilustrasi. Foto: Dok MI

Seharian di Zona Merah, IHSG Berhasil Ditutup Menguat Tipis

Eko Nordiansyah • 27 January 2026 16:42

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sore ini berada di zona hijau. IHSG sempat melemah sepanjang perdagangan hari ini, namun menguat tipis menjelang penutupan.

Berdasarkan data RTI, Selasa, 27 Januari 2026, IHSG sore naik 4,895 poin atau setara 0,05 persen ke posisi 8.980,230. IHSG sebelumnya sempat dibuka ke level 8.974. Sementara itu, IHSG juga berada di level terendah 8.873 dan tertinggi di posisi 8.980.

Adapun total volume saham yang telah diperdagangkan adalah 58,954 miliar senilai Rp27,484 triliun. Sedangkan kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp16.380 triliun dengan frekuensi sebanyak 3.322.461 kali.

Sore ini, tercatat sebanyak 279 saham bergerak menguat. Sementara itu, sebanyak 410 saham melemah, dan 117 saham lainnya stagnan.

IHSG sempat diprediksi lanjutkan penguatan

Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan hari ini, jika kuat bertahan di level support 8.880. "Diperkirakan support IHSG 8.880-8.900 dan resist IHSG 9.000-9.050," ungkap Fanny dalam analisis hariannya.

IHSG pada perdagangan kemarin (26/1) ditutup naik 0,27 persen, tapi disertai dengan net sell asing sebesar Rp1,01 triliun. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, BMRI, BUMI, BBNI, dan MDKA.

Sementara itu, indeks-indeks saham Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Senin (26/1), didorong kenaikan saham-saham teknologi besar seperti Meta Platforms dan Apple. Penguatan terjadi di tengah investor mencermati dinamika politik AS serta bersiap menghadapi pekan krusial rilis laporan keuangan emiten dan keputusan suku bunga The Fed. Indeks S&P 500 naik 0,50 persen, Dow Jones menguat 0,64 persen, dan Nasdaq Composite bertambah 0,43 persen.

Di sisi lain, Bursa Saham Asia Pasifik bergerak mixed pada perdagangan saham Senin (26/1). Pergerakan tersebut seiring investor menilai kekhawatiran geopolitik yang sedang berlangsung. Indeks Nikkei 225 Jepang tercatat turun 1,79 persen dan Topix turun 2,13 persen. Indeks Kospi Korea Selatan melemah 0,81 persen, sedangkan Kosdaq melesat 7,09 persen. Di sisi lain, indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,01 persen. Sementara itu, S&P/ASX 200 Australia libur.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)