Banjir di Aceh Utara Putus 4 Jembatan, Akses 5 Desa Terisolasi

Petugas kepolisian bersiaga di lokasi jembatan putus di Desa Sawang, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Aceh (25/7/2026) (ANTARA/HO-BPBD Aceh Utara)

Banjir di Aceh Utara Putus 4 Jembatan, Akses 5 Desa Terisolasi

Lukman Diah Sari • 27 July 2026 14:59

Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan tim gabungan telah diterjunkan untuk menangani dampak banjir luapan di Kabupaten Aceh Utara, Aceh. Banjir tersebut merusak empat jembatan serta membuat akses transportasi yang menghubungkan Desa Sawang ke empat desa lainnya terputus total.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan bahwa penanganan darurat terus diprioritaskan guna memulihkan akses mobilitas warga penyintas bencana ini.

"Petugas BPBD di lapangan terus berkoordinasi dengan instansi lintas sektor untuk melakukan tindakan penanganan darurat pascabencana banjir," kata dia di Jakarta, Senin, 27 Juli 2026, melansir Antara.


Ilustrasi-Banjir merendam pemukiman di Desa Kalombang, Kec. Bungku Utara, Kab. Morowali Utara, Provinsi Sulawesi Tengah, pada Jumat (24/7). Foto: BPBD Kab. Morowali Utara

Abdul memaparkan bahwa bencana banjir melanda kawasan Desa Sawang, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, pada Jumat sore, 24 Juli 2026, sekitar pukul 17.00 WIB. Direktorat Pusat Pengendalian Operasi BNPB mengonfirmasi terjangan arus air yang sangat deras dilaporkan oleh petugas telah merusak empat unit jembatan penghubung utama antarwilayah di kawasan tersebut.

"Kondisi tersebut menyebabkan akses transportasi yang menghubungkan Desa Sawang menuju ke empat desa lain, yakni Desa Lhok Cut, Kubut, Blang Cut, dan Gunci, terputus total," ujar dia.

BNPB, menurut Abdul, akan terus memantau penanganan di lapangan dan berkoordinasi dengan Pemkab Aceh Utara atau kementerian/lembaga terkait guna menyiapkan solusi penyeberangan darurat serta pemulihan infrastruktur jembatan secara bertahap.

(Lukman Diah Sari)