Dinsos Sigi Siapkan Dapur Umum di Wilayah Terdampak Gempa

Dinas Sosial Kabupaten Sigi saat mendirikan tenda di depan Puskesmas Makmur Kecamatan Palolo sebagai tempat pasien dirawat akibat gempa bumi di daerah tersebut, Selasa, 16 Juni 2026. ANTARA/HO-Dinsos Sigi

Dinsos Sigi Siapkan Dapur Umum di Wilayah Terdampak Gempa

Silvana Febiari • 17 June 2026 07:27

Sigi: Dinas Sosial Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, siap mengoperasikan dapur umum di wilayah terdampak gempa bumi, khususnya di Kecamatan Nokilalaki dan Palolo. Dapur umum ini didirikan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.

Kepala Dinas Sosial Sigi Ariyanto mengatakan dapur umum tersebut akan dipusatkan di Desa Kamarora dan mulai beroperasi pada Kamis, 18 Juni 2026.

"Untuk dapur umum kemungkinan hanya satu di Desa Kamarora. Insyaallah besok beroperasi dan bisa mengakomodasi seluruh masyarakat terdampak," katanya, dilansir dari Antara, Rabu, 17 Juni 2026. 
 


Ia menjelaskan, layanan dapur umum akan menjangkau warga terdampak di Desa Kamarora dan wilayah sekitarnya. Distribusi makanan akan dilakukan dengan sistem yang telah diatur oleh petugas di lapangan.

Selain itu, bantuan logistik berupa tenda dan terpal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah telah didistribusikan sebanyak 40 unit kepada warga terdampak.

Ariyanto juga menyebut tenda darurat untuk layanan kesehatan telah didirikan di RSUD Torabelo serta sejumlah puskesmas di Kecamatan Palolo dan Nokilalaki. Tujuannya untuk mendukung penanganan pasien.

"Prioritas pembangunan tenda darurat dilakukan di RSUD Torabelo dan puskesmas karena banyak pasien yang harus dirawat di luar ruangan," ujarnya.


Rumah warga di Desa Kamarora B Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah usai terjadi gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 pada Selasa, 16 Juni 2026. ANTARA/HO-BPBD Sigi


Berdasarkan data sementara, jumlah warga terdampak gempa di Kabupaten Sigi mencapai 912 kepala keluarga (KK) dengan 1.412 jiwa. Selain itu, tercatat 787 unit rumah mengalami kerusakan di lima kecamatan akibat gempa tersebut.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi tektonik bermagnitudo 6,7 mengguncang wilayah tenggara Kota Palu, Sulawesi Tengah, pukul 10.27 WIB, Selasa, 16 Juni 2026. 

BMKG menyebut episentrum gempa berada di darat pada koordinat 1,13 Lintang Selatan dan 120,23 Bujur Timur atau sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu.

(Silvana Febiari)