Ilustrasi, penyaluran kredit perbankan. Foto: dok MI.
Bank Mandiri Salurkan KUR Rp7,35 Triliun ke 59.327 UMKM
Husen Miftahudin • 30 March 2026 13:30
Jakarta: PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp7,35 triliun kepada 59.327 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di seluruh Indonesia hingga periode Februari 2026.
Direktur Consumer Banking Bank Mandiri Saptari mengatakan realisasi tersebut setara 17,92 persen dari target KUR Bank Mandiri pada 2026 yang sebesar Rp41 triliun. Menurut dia, penyaluran ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, perbankan, dan sektor usaha dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi berbasis rakyat sebagai bagian dari ekosistem penggerak ekonomi negeri.
"Dukungan KUR ini bukan hanya tentang pembiayaan, tetapi juga tentang pemberdayaan. Melalui akses modal yang lebih luas, kami ingin membantu pelaku UMKM memperkuat kapasitas produksi, memperluas lapangan pekerjaan, dan meningkatkan daya saing. Inilah wujud Sinergi Majukan Negeri yang kami jalankan secara berkelanjutan," kata Saptari seperti dikutip dari Antara, Senin, 30 Maret 2026.
Penyaluran KUR Bank Mandiri hingga Februari 2026 didominasi oleh sektor produksi dengan porsi sebesar 61,83 persen atau senilai Rp4,54 triliun. Dari jumlah tersebut, sektor pertanian sebagai motor penggerak ketahanan pangan nasional mencapai Rp2,21 triliun, sektor jasa produksi senilai Rp1,65 triliun, sektor industri pengolahan senilai Rp568 miliar, dan sektor perikanan senilai Rp107 miliar.
Dari sisi kualitas kredit, perseroan memastikan portofolio KUR terjaga baik dengan tingkat non-performing loan (NPL) di bawah satu persen. Adapun secara akumulasi, total penyaluran KUR Bank Mandiri telah mencapai Rp310,59 triliun yang disalurkan kepada 3,65 juta debitur sejak program KUR diluncurkan pemerintah pada 2008 hingga Februari 2026.
| Baca juga: Intip Bunga KUR BRI 2026 dan Simulasi Angsuran Plafon hingga Rp100 Juta |

(Ilustrasi KUR. Foto: dok MI)
Jaga kualitas penyaluran KUR
Dalam mempercepat serta menjaga kualitas penyaluran KUR, perseroan mengimplementasikan pendekatan pembiayaan berbasis ekosistem dari nasabah turunan wholesale yang berorientasi pada penguatan sektor produksi unggulan di berbagai wilayah.
Melalui strategi closed-loop, sinergi antara nasabah wholesale, pelaku UMKM, dan mitra usaha dalam satu rantai nilai dioptimalkan untuk meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan bisnis.
Selain itu, perseroan konsisten melayani kebutuhan transaksi harian dan pembayaran angsuran debitur KUR melalui Mandiri Agen (Agen Laku Pandai Mitra Bank Mandiri) yang tersebar di berbagai ekosistem bisnis pelaku UMKM.
Program ini turut dibarengi dengan edukasi layanan keuangan dan literasi digital agar pelaku usaha dapat mengelola keuangan secara inklusif dan modern.
"Dengan kolaborasi erat bersama pemerintah serta dukungan ekosistem digital yang semakin matang, kami memastikan KUR dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. UMKM yang kuat akan menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan menjadi fondasi bagi ketahanan pangan serta kesejahteraan bangsa," tutup Saptari.