Karhutla Landa Kaltim dan Kaltara, 8 Hektare Lahan Terbakar

Kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badah, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Sabtu (28/3/2026) ANTARA/HO-BPBD Kutai Kartanegara

Karhutla Landa Kaltim dan Kaltara, 8 Hektare Lahan Terbakar

Whisnu Mardiansyah • 30 March 2026 15:22

Jakarta: Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai melanda dua provinsi di Pulau Kalimantan, yakni Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, dengan total luas lahan terbakar mencapai delapan hektare. Hal itu dilaporkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Senin, 30 Maret 2026.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyatakan titik api pertama dilaporkan muncul di Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada Sabtu, 28 Maret 2026, pukul 11.30 Wita.

Direktorat Pusat Pengendalian Operasi BNPB mengonfirmasi sedikitnya dua hektare lahan di wilayah Desa Tanjung Limau ludes terbakar sebelum akhirnya berhasil dikendalikan.
 


"Kondisi terkini di lokasi kebakaran Desa Tanjung Limau sudah berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh tim gabungan di lapangan," kata Abdul Muhari dalam keterangannya yang diterima di Jakarta seperti dilansir Antara, Senin, 30 Maret 2026.

Sementara itu, ia menambahkan sebelumnya kebakaran juga melanda wilayah Kelurahan Kampung Satu, Kecamatan Tarakan Tengah, Kota Tarakan, Kalimantan Utara, pada Jumat, 27 Maret 2026, yang menghanguskan lahan gambut seluas enam hektare.


Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan kebakaran lahan di Desa Sebong Pereh, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Kepri, Selasa, 24 Maret 2026. ANTARA/HO-UPTD Damkar Tanjung Uban

Berdasarkan laporan pantauan visual yang diterima BNPB, pemadaman intensif sudah dilakukan oleh petugas setempat hingga api berhasil dikendalikan dan dinyatakan padam.

Menurut Abdul, penyebab pasti dari kedua peristiwa kebakaran lahan tersebut masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian dan instansi terkait lainnya.

"Penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak terkait," kata dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)