?Sapi milik peternak asal Cisarua Bandung Barat terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto. (MI/DG)
Presiden Prabowo Pilih Sapi Jumbo Si Mayor untuk Kurban di Bandung Barat
Media Indonesia • 19 May 2026 15:49
Bandung Barat: Sapi milik peternak asal Kampung Pasirkuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, dipilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto, untuk momen Iduladha 1447 Hijriah. Hewan kurban berwarna coklat yang diberi nama Si Mayor itu memiliki bobot 1,050 ton dengan tinggi sekitar 160 sentimeter, dan berusia 3 tahun.
Pemilik sapi, Dede, 48, merasa senang dan bangga sapi jenis Simental miliknya terpilih jadi hewan kurban presiden. Ia mengaku, sebelumnya Si Mayor didaftarkan sebagai calon hewan kurban Prabowo Subianto.
"Setelah melalui rangkaian tahapan seleksi hingga pemeriksaan kesehatan, alhamdulillah Si Mayor dipilih untuk sapi kurban Presiden Prabowo," kata Dede, Selasa, 19 Mei 2026.
"Pemeriksaan kesehatan sudah sebelumnya, semuanya diperiksa dari kuku, mulut dan sebagainya. Intinya sudah dipastikan kesehatannya," jelas dia.
Dede awalnya membeli sapi tersebut saat berusia 2 tahun dari peternak asal Lembang. Kemudian dirawat agar tumbuh sehat, dari mulai pengecekan rutin, pemberian vitamin hingga perawatan seperti dimandikan setiap hari.
"Kalau pakan sama seperti sapi lainnya. Terutama pemberian rumput yang bagus dan konsentrat, alhamdulillah sapinya sehat," tutur dia.

Ilustrasi- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat meninjau salah satu sapi yang telah dilakukan pemeriksaan kesehatan di Balai Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (11/5/2026). ANTARA/Rubby Jovan
Berdasarkan informasi terakhir, lanjut Dede, sapi tersebut akan dikirim pada H+2 iduladha yang diperuntukan untuk warga Bandung Barat. Namun untuk lokasi pastinya belum diketahui pemiliknya.
"Sekarang sapinya tinggal menunggu pengiriman," ucap dia.
Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Bandung Barat, Wiwin Aprianti, mengungkapkan, awalnya ada tiga kandidat yang akan jadi hewan kurban Presiden Prabowo. Yakni dari wilayah Parongpong, Cisarua, hingga Gununghalu.
"Tapi yang terpilih akhirnya sapi milik Pak Dede dari Desa Pasirlangu Cisarua," ungkap Wiwin.
Dia mengatakan, kondisi kesehatan Si Mayor akan terus dipantau hingga nanti dikirim. Pihaknya bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat juga sudah melakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap dua ekor sapi lainnya.
"Kalau terkait harga sapi presiden, yang memutuskan Setpres dengan peternak, Kita hanya sebatas mengajukan," ujar Wiwin. (MI/DG)