Modal Tanpa Jaminan Dorong Usaha Ultra Mikro Naik Kelas

Ilustrasi bisnis. Foto: Unsplash.com/Sayyam Abbasi.

Modal Tanpa Jaminan Dorong Usaha Ultra Mikro Naik Kelas

Fachri Audhia Hafiez • 22 May 2026 21:08

Jakarta: Program mengentaskan persoalan modal dan memperkuat kepercayaan bagi pelaku usaha ultra mikro diperluas. Terlebih bagi kaum perempuan, yang selama ini kesulitan menembus akses keuangan formal karena kendala agunan.

“Kalau hanya mengandalkan gaji suami saya rasa kurang cukup. Saya ingin membuka usaha kriya-kriya, tapi dengan keterbatasan modal saya bimbang,” ujar nasabah PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar Cikarang Barat, Sri Aryanti Nurafiah, melalui keterangan tertulis dikutip pada Jumat, 22 Mei 2026.
 


Yanti yang sukses menjadi Juara 2 Mekaarpreneur kategori nasabah naik kelas wilayah Bekasi-Jakarta merintis usaha kriya gantungan kunci. Dia menceritakan bahwa kehadiran PNM sejak 2022 telah memberikan ruang bagi masyarakat kecil untuk membuktikan kemampuan mereka. 

Melalui pembiayaan tanpa jaminan, ia dapat membeli bahan baku secara konsisten hingga mampu memperluas lapak usahanya.

“Tak terpikirkan sebelumnya, ternyata usaha saya makin berkembang sampai saat ini. Modal saya juga makin ditambah oleh PNM, maka dari itu saya berani membuka lapak usaha saya,” kata Yanti.


Ilustrasi ide bisnis. Foto: Dok. Istimewa.

Meski efektivitas pembiayaan ini tidak hanya bertumpu pada modal uang semata, melainkan juga pada aspek pendampingan berkelanjutan. Melalui proses inkubasi di Mekaarpreneur, para nasabah dibekali pelatihan gratis mengenai strategi promosi, identitas merek (branding), pengemasan (packaging), hingga literasi digital.

Intervensi pengetahuan tersebut terbukti mengubah pola bisnis tradisional menjadi lebih modern. Usaha rumahan yang semula dipasarkan secara konvensional, kini mulai merambah ekosistem digital nasional dan aktif beroperasi di platform e-commerce seperti TikTok dan Shopee.

Tantangan di lapangan menunjukkan bahwa pembiayaan inklusif yang disertai pendampingan mampu mengubah pola pikir pelaku usaha ultra mikro dari sekadar bertahan hidup menjadi lebih kompetitif.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)