Pasutri Helianto dan Novika Liana, korban KM Virgo Transport 8 yang belum ditemukan. (Metro TV)
Telepon Terakhir Korban KM Virgo Transport 8: Kapal Miring, Minta Doanya
Akhmaddiannor • 15 September 2026 15:50
Kotawaringin Timur: Perasaan cemas dan penuh harap menyelimuti keluarga penumpang KM Virgo Transport 8. Salah satunya dirasakan Wahito Fajrinnor, kerabat dari pasangan suami istri (pasutri) Helianto dan Novika Liana asal Sampit, Kotawaringin Timur, yang belum ditemukan hingga kini.
Wahito menuturkan, Helianto dan Novika hendak bertolak bersama rombongan dari Banjarmasin menuju Sampit dengan niat menghadiri acara pernikahan keponakan mereka. Sebelumnya, korban sempat membagikan momen dan mengirimkan video berdurasi sekitar tiga menit yang memperlihatkan kondisi area atas kapal dan kamar yang mereka tempati di kapal.
"Informasi terakhir sebelum berangkat, korban berada di kelas VIP kamar 002. Kalau dilihat dari video yang dikirimkan korban, kamar berada paling depan kapal. Memang minim untuk menyelamatkan diri, karena tidak ada area terbuka," ungkap Wahito, di Kotawaringin Timur, Kalimantan tengah, Selasa, 15 September 2026.

Potongan video terakhir korban, menampilkan pandangan dari dalam kamar kapal. (tangkapan layar)
Situasi berubah mencekam pada dini hari. Wahito menuturkan, sekitar pukul 02.00 dini hari, korban sempat menghubungi kakaknya di Banjarmasin dan membawa kabar buruk bahwa posisi kapal sudah dalam keadaan miring.
Puncaknya terjadi pada pukul 05.00 pagi. Korban Novika Liana kala itu menghubungi anaknya untuk berpamitan dan meminta doa.
"(Jam 5 pagi) Istri korban menelepon anaknya untuk meminta doa, karena kondisi kapal diperkirakan sudah tidak bisa diselamatkan," tutur Wahito.
"Kami siap menerima apa pun hasilnya, yang penting kami tahu kejelasan bagaimana kondisi keluarga kami," ucap Wahito.