Prediksi Susunan Pemain Inggris vs Argentina, Laga Perdana Messi Lawan Three Lions

Timnas Argentina dalam laga melawan Swiss Piala Dunia 2026. (Instagram/@afaseleccion)

Prediksi Susunan Pemain Inggris vs Argentina, Laga Perdana Messi Lawan Three Lions

Riza Aslam Khaeron • 15 July 2026 13:40

Jakarta: Tim nasional Argentina bersiap menghadapi Inggris pada babak semifinal Piala Dunia 2026, mempertemukan kembali kedua tim dengan sejarah rivalitas panjang dan menjadi penentu siapa yang berhak melaju untuk menantang Spanyol di partai puncak.

Inggris, yang kini menempati peringkat keempat dunia dalam ranking FIFA, sukses melaju ke semifinal keempat sepanjang sejarah mereka setelah menundukkan Norwegia dengan skor tipis 2-1 lewat drama perpanjangan waktu 120 menit berkat dwigol Jude Bellingham, memperpanjang rekor tidak terkalahkan The Three Lions menjadi delapan laga beruntun di semua ajang.

Memasuki babak ini, skuad asuhan Thomas Tuchel telah mengemas total 13 gol dan kebobolan enam kali dari enam pertandingan yang mereka lalui di turnamen ini.

Kini, mereka mengemban misi besar untuk menumbangkan sang juara bertahan edisi 2022 demi bisa mencicipi partai final Piala Dunia pertama mereka sejak tahun 1966, satu-satunya edisi di mana Inggris keluar sebagai juara dunia.

Pertemuan antara Argentina dan Inggris selalu menyajikan bumbu persaingan panas yang membekas di ingatan pencinta sepak bola dunia, mulai dari kontroversi gol "Tangan Tuhan" Diego Maradona hingga kartu merah David Beckham setelah berseteru dengan Diego Simeone.

Kendati demikian, Thomas Tuchel menegaskan bahwa ia enggan menggunakan romansa sejarah masa lalu tersebut sebagai bahan bakar motivasi timnya.

"Kami menghormati lawan kami, tetapi kami tidak ingin mengungkit peristiwa sejarah masa lalu dan membesar-besarkannya melebihi porsi yang seharusnya. Ini adalah pertandingan sepak bola yang masif, sebuah kesempatan yang sangat besar," ujian Tuchel kepada wartawan.

Di kubu seberang, Argentina yang bertengger di peringkat ke-3 FIFA berhasil mengamankan tiket semifinal setelah menundukkan Swiss di babak perempat final dengan skor 3-1 melalui babak perpanjangan waktu.

Laga melelahkan tersebut sempat diwarnai drama kartu merah yang diterima striker Swiss, Breel Embolo, sehingga memperlancar jalan Argentina setelah lawan bermain dengan sepuluh orang.

Sepanjang kampanye Piala Dunia ini, La Albiceleste tampil sangat produktif dengan mencetak total 17 gol, kebobolan enam kali, serta memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 13 laga di semua kompetisi.

Meskipun menyapu bersih kemenangan hingga ke babak empat besar, Argentina justru kerap dianggap sebagai tim yang paling kurang diunggulkan di antara para semifinalis lainnya. Hal ini disebabkan performa mereka yang tampak kedodoran karena harus melewati babak tambahan waktu dalam dua dari tiga laga fase gugur terakhir.

Mereka sempat dipaksa bekerja ekstra keras oleh tim debutan Tanjung Verde di babak 32 besar, serta kebobolan dua gol lebih dulu dari Mesir sebelum akhirnya mampu bangkit secara dramatis di 15 menit terakhir waktu normal.

Namun, Argentina memiliki keunggulan berupa rekor kemenangan 100 persen setiap kali mereka berhasil menginjakkan kaki di babak semifinal Piala Dunia (menyapu bersih 5 kemenangan dari 5 penampilan).

Senada dengan Tuchel, pelatih Argentina Lionel Scaloni juga menegaskan bahwa faktor sejarah kedua tim nasional tidak akan memengaruhi persiapan taktis anak asuhnya.

"Kenyataannya adalah ini hanyalah sebuah pertandingan sepak bola. Saya tidak bisa mencampuradukkan berbagai hal, terutama untuk menghormati apa yang telah terjadi bertahun-tahun yang lalu," kata Scaloni kepada wartawan.
 

Jadwal Pertandingan

  • Hari dan tanggal: Kamis, 16 Juli 2026
  • Waktu kickoff: 02.00 WIB
  • Stadion: Stadion Atlanta (Mercedes-Benz Stadium), Atlanta, Georgia, Amerika Serikat
  • Wasit: Ismail Elfath (Amerika Serikat)
     

Siaran Langsung di Mana?

Bagi para pencinta sepak bola di Tanah Air yang ingin menyaksikan duel klasik antara Argentina dan Inggris, laga babak semifinal ini dapat dinikmati melalui beberapa saluran penyiaran resmi berikut:
  • TV: TVRI Nasional dan TVRI Sport
  • Live streaming: FolaPlay dan MAXStream TV
Mengenai kondisi kesiapan masing-masing tim, Argentina dipastikan tampil dengan kekuatan penuh tanpa ada satu pun pemain yang terkena hukuman akumulasi kartu di babak semifinal.
Pasukan Lionel Scaloni akan kembali mengandalkan sang kapten, Lionel Messi, yang baru pertama kali dalam kariernya berlaga melawan Inggris di level internasional senior.

Megabintang tersebut sejauh ini telah mengemas total delapan gol di edisi Piala Dunia kali ini, meskipun ia tidak berhasil menyumbang gol dalam laga melawan Swiss.

Di kubu Inggris, pelatih Thomas Tuchel dipastikan kehilangan bek muda Jarell Quansah yang masih harus menjalani hukuman kartu merah. Selain itu, gelandang senior Jordan Henderson juga tidak tersedia karena cedera, meskipun ia tetap berada di dalam rombongan tim untuk memberikan dukungan moril kepada rekan-rekannya.

Kabar baik berembus bagi lini tengah Inggris seiring pulihnya Declan Rice. Gelandang andalan Arsenal tersebut dinyatakan telah sembuh dari gangguan kesehatan dan siap kembali diturunkan sejak menit awal. Di luar absennya Quansah dan Henderson, seluruh penggawa The Three Lions berada dalam kondisi siap tempur.

Bukayo Saka juga berpeluang besar kembali mengisi susunan pemain utama setelah memberikan pengaruh positif sebagai pemain pengganti saat melawan Norwegia, di mana ia sempat mengirimkan umpan silang berbahaya yang meluncur deras di depan gawang pada menit ke-78.

Sektor penyerangan Inggris akan kembali bertumpu pada Harry Kane yang telah mengoleksi enam gol. Kane kini menjadi salah satu penantang terkuat dalam perebutan Sepatu Emas di bawah Messi setelah Erling Haaland tersingkir dari kompetisi.

Menariknya, gelandang muda Jude Bellingham kini juga ikut meramaikan persaingan internal dengan torehan enam gol, sebuah catatan luar biasa yang menjadikannya sebagai gelandang Inggris dengan jumlah gol terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia.


Timnas Inggris dalam laga melawan Norwegia Piala Dunia 2026. (Instagram/@england)
 

Prediksi Susunan Pemain

Argentina (4-4-2): Emiliano Martínez; Nahuel Molina, Cristian Romero, Lisandro Martínez, Nicolás Tagliafico; Rodrigo De Paul, Leandro Paredes, Enzo Fernández, Alexis Mac Allister; Lionel Messi, Julián Álvarez.

Inggris (4-2-3-1): Jordan Pickford; Reece James, John Stones, Marc Guéhi, Nico O’Reilly; Elliot Anderson, Declan Rice; Bukayo Saka, Jude Bellingham, Anthony Gordon; Harry Kane.
 
Baca Juga:
Kata-kata Pelatih hingga Pemain Spanyol Usai Mengalahkan Prancis
 

Head-to-Head

Argentina dan Inggris tercatat telah bertemu sebanyak 14 kali di level internasional senior.

Dari rentetan pertemuan tersebut, Inggris tampil lebih unggul dengan mengemas enam kemenangan, sedangkan Argentina mencatat tiga kemenangan, dan lima laga lainnya berakhir dengan skor imbang. Salah satu momen kemenangan paling ikonik Argentina adalah saat mereka menyingkirkan Inggris melalui drama adu penalti pada Piala Dunia 1998.

Berikut adalah rincian lima pertemuan terakhir antara kedua tim:
  • 12 November 2005: Argentina 2-3 Inggris (Persahabatan)
  • 7 Juni 2002: Argentina 0-1 Inggris (Piala Dunia)
  • 23 Februari 2000: Inggris 0-0 Argentina (Persahabatan)
  • 30 Juni 1998: Argentina 2-2 Inggris (Piala Dunia, Argentina menang adu penalti 4-3)
  • 25 Mei 1991: Inggris 2-2 Argentina (Persahabatan)
Berdasarkan catatan lima bentrokan terakhir tersebut, Inggris sedikit lebih unggul dengan membukukan dua kemenangan, satu kemenangan Argentina, sementara dua pertandingan lainnya berakhir tanpa pemenang. Khusus di ajang Piala Dunia, pertemuan pada tahun 1986 menjadi salah satu pertandingan paling legendaris sepanjang sejarah sepak bola.

Kala itu, Diego Maradona mencetak gol kontroversial yang dijuluki "Tangan Tuhan" dan masih memicu perseteruan hingga hari ini, sebelum akhirnya ia menggandakan keunggulan lewat aksi solo yang dinobatkan sebagai salah satu gol terbaik sepanjang masa.

Dua belas tahun kemudian, rivalitas panas kembali tersaji di babak 16 besar Piala Dunia 1998 yang diwarnai kartu merah bersejarah untuk David Beckham setelah bersitegang dengan Diego Simeone. Laga sengit berakhir imbang 2-2 sebelum akhirnya Argentina lolos lewat adu penalti.

Beckham kemudian sukses membalas kegagalan tersebut dengan mencetak gol penentu melalui titik putih dalam kemenangan tipis Inggris atas Argentina di fase grup Piala Dunia 2002.

(Riza Aslam Khaeron)