Ilustrasi. Foto: Magnific.
Industri Peralatan Rumah Tangga Perkuat Strategi Pasar Domestik
Ade Hapsari Lestarini • 10 July 2026 12:59
Jakarta: Persaingan industri peralatan rumah tangga modern semakin ketat seiring meningkatnya permintaan konsumen terhadap produk yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memiliki desain menarik dan harga yang kompetitif.
Di tengah tren tersebut, perusahaan peralatan rumah tangga modern, Simplus, mengklaim telah melayani 18 juta keluarga secara global hingga awal 2026, atau lima tahun sejak perusahaan berdiri.
Pencapaian tersebut menjadi tonggak penting bagi perusahaan dalam memperkuat posisi di pasar home appliances, sekaligus menjadi dasar peluncuran kampanye "Live Young with Simplus" yang menyasar generasi muda dan keluarga modern.
CEO Simplus Jack mengatakan, pertumbuhan jumlah pengguna mencerminkan perubahan preferensi konsumen yang kini semakin mempertimbangkan efisiensi, estetika, dan nilai tambah dalam memilih produk rumah tangga.
"Menembus angka 18 juta pengguna dalam kurun waktu lima tahun di tengah persaingan industri yang sangat kompetitif menunjukkan relevansi produk menjadi faktor utama dalam memenangkan pasar. Konsumen saat ini tidak hanya mencari fungsi, tetapi juga kemudahan dan desain yang sesuai dengan gaya hidup modern," ujar Jack, dalam keterangan tertulis, Jumat, 10 Juli 2026.
Didirikan di Thailand pada 2021, Simplus mengusung konsep "Beautiful Life, Affordable Price" dengan mengembangkan ekosistem produk rumah tangga yang menggabungkan desain minimalis, fungsi praktis, dan harga yang terjangkau.
Perusahaan menilai perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan turut menciptakan peluang baru bagi industri peralatan rumah tangga. Rumah kini tidak lagi sekadar menjadi tempat tinggal, tetapi juga ruang untuk bekerja, beristirahat, hingga menjalankan berbagai aktivitas harian. Kondisi tersebut mendorong meningkatnya kebutuhan terhadap perangkat rumah tangga yang mampu menunjang efisiensi sekaligus kenyamanan.

Perubahan perilaku konsumen
Perubahan perilaku konsumen juga terlihat pada meningkatnya aktivitas domestik, mulai dari memasak, menikmati kopi di rumah, hingga menciptakan ruang yang lebih nyaman untuk bekerja maupun bersantai. Tren tersebut menjadi salah satu pendorong permintaan terhadap berbagai kategori produk rumah tangga modern.
Menurut Jack, perusahaan melihat efisiensi waktu sebagai salah satu faktor yang semakin diperhatikan konsumen, terutama di kalangan profesional muda dan keluarga perkotaan.
"Standar hidup yang berkualitas tidak lagi hanya ditentukan oleh kepemilikan produk, tetapi juga bagaimana produk tersebut mampu membantu masyarakat mengelola waktu dan aktivitas sehari-hari secara lebih efisien," katanya.
Sebagai bagian dari strategi memperkuat keterlibatan konsumen, Simplus menggelar rangkaian kampanye sepanjang Juli 2026. Program tersebut mencakup aktivitas digital, kolaborasi dengan berbagai komunitas, promosi penjualan, hingga pemberian insentif berupa potongan harga dan hadiah pada sejumlah produk.
Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat loyalitas pelanggan sekaligus memperluas jangkauan pasar di tengah persaingan industri yang semakin dinamis.
Selain itu, Simplus juga menawarkan layanan purna jual berupa garansi penggantian produk selama satu tahun untuk kerusakan akibat cacat produksi. Langkah ini dinilai menjadi salah satu strategi perusahaan dalam meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk.
Ke depan, Simplus menargetkan tidak hanya menjadi produsen peralatan rumah tangga, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai penyedia solusi hunian modern yang mendukung produktivitas dan kualitas hidup masyarakat.