Pemulihan Pascabencana Sumatra, Mendagri: 15 Kabupaten/Kota Masih Butuh Atensi Khusus

Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Bencana DPR RI di Banda Aceh, Sabtu, 10 Januari 2026

Pemulihan Pascabencana Sumatra, Mendagri: 15 Kabupaten/Kota Masih Butuh Atensi Khusus

Whisnu Mardiansyah • 10 January 2026 13:03

Banda Aceh: Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan sebanyak 15 kabupaten dan kota di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat masih dalam status belum. Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Gabungan Satgas DPR RI dan Pemerintah di Aceh pada Sabtu, 10 Januari 2026.

"15 kabupaten/kota yang belum normal, yaitu 7 di Aceh. Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Utara, Gayo Luwes, Tamiang, Bener Meriah, Pidie Jaya asumsinya, ini berdasarkan penilaian top-down," papar Tito Karnavian.

Untuk Sumatra Utara, terdapat 5 wilayah yang tercatat, yaitu Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, dan Kota Sibolga. Sementara di Sumatra Barat, ada 3 daerah, yaitu Tanah Datar, Kota Padang, Kota Pariaman, dengan Kabupaten Agam disebutkan sebagai wilayah dengan kondisi terberat.

Meski telah memiliki pemetaan awal, Mendagri menekankan pentingnya mendengar laporan langsung dari para kepala daerah di lapangan untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat.
 


"Tapi kita ingin mendengar juga dari bawah, bottom-up dari semua bupati, wali kota. Itu bener nggak, sudah begitu? Nah, ternyata ada yang beda juga. Ada yang kita nggak duga ternyata perlu atensi, ada yang kita atensi ternyata nggak perlu, mereka sudah selesai. Sehingga kita mendengarkan mereka," jelasnya.

Tito Karnavian menjelaskan bahwa pemetaan kondisi ini dibuat berdasarkan variabel indikator pemulihan yang telah disusun. Hasilnya divisualisasikan dalam peta berwarna untuk memudahkan identifikasi. Kuning untuk membutuhan atensi dan hijau kategori aman.

"Dari situ inilah kira-kira beberapa variabelnya. Intinya yang warna hijau itu aman, yang warna kuning itu perlu atensi," ujarnya.

Ia kemudian memaparkan kondisi per provinsi. Untuk Sumatra Barat, peta menunjukkan sebagian besar wilayah berstatus hijau atau aman, dengan tiga wilayah yang masih perlu perhatian.

"Untuk Sumatra Barat paling banyak hijaunya. Itu ada tiga wilayah memang Agam, Pariaman, Tanah Datar, di samping ada yang lain-lain yang butuh atensi," jelas Mendagri.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)