Rubio dan Wang Sepakat Perkuat Dialog Jelang Kunjungan Trump ke Tiongkok

Menlu AS Marco Rubio dan Menlu Tiongkok Wang Yi. (Anadolu Agency)

Rubio dan Wang Sepakat Perkuat Dialog Jelang Kunjungan Trump ke Tiongkok

Willy Haryono • 14 February 2026 13:58

Munich: Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio dan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi sepakat mendorong “pengembangan stabil” hubungan bilateral, di saat kedua negara bersiap menyambut kunjungan Presiden Donald Trump ke Beijing pada April mendatang.

Beberapa jam setelah pertemuan mereka di Jerman pada Jumat kemarin, kantor berita Xinhua melaporkan bahwa kedua pejabat juga sepakat meningkatkan dialog dan kerja sama di berbagai bidang. Wang menekankan pentingnya kesetaraan, saling menghormati, dan timbal balik dalam mengelola perbedaan antara kedua negara.

Dilansir dari Antara, Sabtu, 14 Februari 2026, Departemen Luar Negeri AS belum merinci isi pembahasan tersebut. Pertemuan tatap muka kedua antara kedua diplomat digelar di sela acara tahunan Munich Security Conference, menyusul percakapan antara Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping awal bulan ini.

Setelah percakapan itu, Trump menyebut sejumlah isu penting dibahas, termasuk perdagangan, Taiwan, dan situasi Iran. Media AS, Politico, melaporkan Trump berencana mengunjungi Beijing pada pekan pertama April, yang akan menjadi lawatan pertamanya ke China sejak memulai masa jabatan keduanya pada Januari 2025.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent diperkirakan akan bertemu Wakil Perdana Menteri China He Lifeng dalam beberapa pekan mendatang guna mempersiapkan pertemuan puncak tersebut. Sebelumnya, pejabat senior AS juga dilaporkan telah mengunjungi China untuk mematangkan agenda pembicaraan.

Trump dan Xi sebelumnya menyepakati gencatan perang dagang selama satu tahun ketika bertemu di Korea Selatan pada Oktober lalu. Trump juga menyatakan China berencana meningkatkan pembelian produk pertanian AS, termasuk 20 juta ton kedelai pada musim berjalan.

Isu hak asasi manusia turut membayangi hubungan kedua negara. Awal pekan ini, Rubio mengkritik vonis 20 tahun penjara terhadap aktivis pro-demokrasi Hong Kong Jimmy Lai, yang dinyatakan bersalah atas tuduhan subversi dan kolusi dengan kekuatan asing berdasarkan undang-undang keamanan nasional yang diberlakukan Beijing pada 2020. Trump sebelumnya juga meminta Xi mempertimbangkan pembebasan Lai, mengingat kondisi kesehatannya.

Rubio dan Wang sebelumnya menggelar pertemuan tatap muka pertama pada Juli tahun lalu di Kuala Lumpur.

Baca juga:  Trump Umumkan Akan Kunjungi Tiongkok pada April Tahun Depan

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)