Pemeriksaan keterangan saksi/Ilustrasi/Medcom.id
Kondisi Membaik, ABH Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Segera Diperiksa
Rahmatul Fajri • 15 November 2025 21:23
Jakarta: Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan Anak Berkonflik dengan Hukum (ABH) atau terduga pelaku peledekan SMAN 72 Jakarta yang dirawat di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur telah membaik. Budi mengatakan ABH telah dipindahkan ke kamar perawatan. Rencananya ABH akan diperiksa untuk dimintai keterangan.
“Itu ABH yang di RS Polri. Hari ini sudah dipindahkan ke kamar (perawatan). Kemungkinan dalam waktu dekat kalau kondisinya sudah pulih akan dimintai keterangan,” ujar Budi ketika dihubungi, Sabtu, 15 November 2025.
Budi mengatakan penyidik masih mendalami keterangan pihak keluarga. Yakni, dari ayah dan kakak ABH.
“Masih pendalaman lagi kepada keluarga ABH, kakak dan ayahnya. Kakaknya juga dimintai keterangan,” kata Budi.
Lebih lanjut, Budi mengaku belum bisa memastikan dugaan perundungan (bullying) yang dialami ABH hingga memicu terjadinya ledakan di sekolah.
“Kalau dugaan bullying kan harus dapat keterangan dari dia (ABH). Kan dia belum dimintai keterangan,” jelas Budi.
Diketahui, terjadi ledakan di lingkungan SMA Negeri 72 Jakarta di Kelapa Gading, Jakarta Utara, tepatnya dalam komplek Kodamar TNI Angkatan Laut (AL) pada Jumat, 7 November 2025, sekira pukul 12.15 WIB,
Menurut keterangan saksi, ledakan terjadi saat siswa dan guru sedang Shalat Jumat di masjid di sekolah tersebut. Letusan pertama pertama terdengar ketika khotbah sedang berlangsung, disusul ledakan kedua yang diduga berasal dari arah berbeda.
Lokasi ledakan di SMAN 72/MILedakan itu menyebabkan para korban mengalami beragam cedera, termasuk luka bakar dan luka akibat serpihan, sekaligus menyulut kepanikan dari warga sekolah dan masyarakat sekitar.
Polisi menyebut terduga pelaku dugaan peledakan di SMA Negeri 72 Jakarta Utara berinisial MF, 17. Ia akan mendapatkan perlindungan dan diproses sesuai hukum anak.