Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Foto: MTVN/Duta Erlangga
Menkeu Beberkan Transisi hingga Efisiensi Anggaran Awal Pemerintahan Prabowo-Gibran
Eko Nordiansyah • 8 October 2026 09:30
Jakarta: Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mengatakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengawali kepemimpinan dengan lancar. Prabowo-Gibran bahkan sudah melakukan proses transisi pemerintahan sebelum mereka dilantik agar program unggulan segera berjalan.
"Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran ini bahkan telah memulai kerja sebelum dilantik. Proses transisi yang sangat smooth, 2 tahun lalu kita menjalankan proses transisi yang luar biasa lancarnya," kata Suahasil dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran yang digelar Metro TV, Kamis, 7 Oktober 2026.
Setelah itu, Suahasil menyebut Presiden Prabowo langsung menyampaikan berbagai visi yang dijalankan pemerintahannya. Hal ini yang menurut Suahasil membuat masa transisi berjalan dengan baik, termasuk di Kementerian Keuangan dan kementerian-kementerian lain.
"Ini kita siapkan bahkan sebelum Presiden Prabowo dilantik. Ini adalah transisi yang luar biasa, kalau bicara 2 tahun jangan lupa, kita sudah lewati itu dan kita sudah melakukan transisi yang baik," jelas dia.
Efisiensi anggaran
Pada 2025, kata Suahasil, Presiden Prabowo juga menginstruksikan efiensi anggaran negara. Pemerintah melakukan berbagai pemotongan anggaran. Pemerintah bahkan berhasilnya menghemat Rp306 triliun anggaran."Tentu waktu itu cukup banyak beritanya. 2 tahun lalu seperti itu kesannya potong, potong, potong anggaran," ujar Suahasil.
Namun, Suahasil mengatakan efisiensi anggaran menjadi landasan agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dapat berdampak kepada masyarakat. Pemerintah juga tetap menjaga pertumbuhan ekonomi dan inflasi sesuai dengan target.
"Sebenarnya di balik potong anggaran tersebut adalah pijakan, fundamental, fondasi untuk membuat APBN yang lebih berdampak kepada masyarakat sehingga efisiensi tersebut bisa digunakan untuk program unggulan bagi rakyat. Dan hal tersebut terjadi berlangsung dengan pertumbuhan ekonomi tetap 5,11 persen, inflasi 2025 2,9 persen dan seterusnya," ungkap Suahasil.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Foto: MTVN/Duta Erlangga