Kapten timnas Indonesia, Kevin Diks. Foto: X/@timnasindonesia
Cukur Bangladesh dan Lolos ke Final, Kevin Diks: Pertandingan yang Gila
Muhamad Marup • 3 October 2026 17:03
Jakarta: Indonesia berhasil lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 usai mencukur Bangladesh dengan skor 9-2. Kapten tim nasional Indonesia, Kevin Diks, menilai laga melawan Bangladesh merupakan laga yang tidak terprediksi.
"Bagi para penonton di rumah maupun yang menyaksikan langsung di stadion, ini adalah pertandingan yang gila, dan hal yang sama dirasakan oleh kami di lapangan," ungkap bek Borussia Monchengladbach itu, dilansir dari FIFA, Sabtu, 3 Oktober 2026.
Ia mengaku belum pernah mengalami hal tersebut selama bermain sepak bola. Situasi di mana mencetak gol, tapi belum cukup memang jarang terjadi.
"Setiap kali kami mencetak gol, selalu ada instruksi 'satu gol lagi, satu gol lagi'. Kami sempat berpikir, 'Masa skor 7-2 masih belum cukup?' Tapi ya, terus-menerus dikatakan 'satu lagi, satu lagi, satu lagi'," jelasnya.
Kiper timnas Indonesia, Emil Audero dan Kapten, Kevin Diks. Foto: X/@rayovallecano
Diks mengungkapkan, ketika pertandingan melawan Bangladesh memasuki menit-menit akhir, garis pertahanan Indonesia semakin tinggi. Diks ikut bergerak jauh ke depan, sementara Emil Audero pun meninggalkan gawangnya untuk membantu serangan.Keduanya turut mengambil risiko demi mencari gol tambahan. Diks melihat keberanian tersebut sebagai bagian dari karakter yang sedang dibangun Indonesia.
"Saya kira begitu, ya. Ini adalah proses yang sedang kami jalani. Kami telah bekerja bersama Pelatih John [Herdman] mengenai hal ini, bahwa kami harus selalu siap bangkit dan membalikkan situasi kapan saja," katanya. Diks menyebut, pertandingan melawan Malaysia juga merupakan hal tersebut. Indonesia harus bermain bertahan dengan 10 pemain.
"Ya, 30 menit terakhir benar-benar perjuangan berat bagi saya. Namun saya mencoba bertahan dan berjuang demi semua orang di tim, bukan hanya untuk diri saya sendiri,” tutupnya.