DevRel DevWeb3Jogja sekaligus Founder & President BCC UKDW Yehezkiel Yunus Tame. Foto: Dok Coinvestasi
Industri Web3 Buka Peluang Karier Baru bagi Mahasiswa
Eko Nordiansyah • 3 November 2026 18:18
Manado: Binance Academy, BNB Chain, dan Coinvestasi memperkenalkan teknologi blockchain dan peluang karier di industri Web3 kepada mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat). Melalui program Web3 University Tour 2026, mahasiswa mempelajari dasar-dasar Web3 serta pengalaman membangun proyek berbasis blockchain.
Blockchain merupakan teknologi pencatatan data digital yang dapat digunakan untuk menyimpan dan memverifikasi transaksi secara transparan. Teknologi ini menjadi salah satu fondasi Web3, yaitu konsep internet yang memungkinkan pengguna memiliki kendali lebih besar atas data dan aset digital mereka.
"Peserta mempelajari perkembangan internet dari Web1, Web2, hingga Web3, termasuk perubahan cara pengguna mengakses informasi, berinteraksi, dan memiliki aset digital," ujar perwakilan Binance Academy Serli Roisca dalam kegiatan ini, dikutip Selasa, 3 November 2026.
Kegiatan ini diikuti 171 peserta yang mengikuti sesi edukasi, diskusi peluang karier, hingga workshop praktik pengembangan proyek Web3. Program Web3 University Tour Manado juga memperkenalkan berbagai peluang karier di industri blockchain, termasuk profesi yang tidak memerlukan kemampuan pemrograman.
"Selain itu, diperkenalkan berbagai contoh penggunaan blockchain, seperti keuangan terdesentralisasi (DeFi), permainan berbasis blockchain, serta sistem kepemilikan konten digital," lanjut Serli.
Peluang kerja di industri Web3
Materi juga menyoroti peluang kerja di industri Web3 yang mencakup bidang teknis dan nonteknis. Di bidang teknis, mahasiswa dapat mengenal profesi seperti blockchain developer, pengembang aplikasi berbasis blockchain, serta smart contract developer, yang membuat program otomatis di jaringan blockchain.Sementara peluang di bidang nonteknis mencakup community manager, analis kripto, pemasaran, hingga edukasi blockchain. Melalui sesi ini, mahasiswa mendapatkan gambaran karier di industri Web3 tidak hanya bagi programmer, tetapi juga kemampuan komunikasi, analisis, bisnis, dan pengelolaan komunitas.
.jpg)
(Program Web3 University Tour 2026 kepada mahasiswa Universitas Sam Ratulangi (Unsrat). Foto: Dok Coinvestasi)
Belajar membangun proyek blockchain
Peserta Web3 University Tour Manado juga mengikuti sesi praktik atau hands-on workshop untuk mengenal proses pengembangan proyek blockchain. Melalui workshop tersebut, mahasiswa diajak memahami bagaimana teknologi blockchain dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan aplikasi dan solusi digital."Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengenal proses membangun proyek Web3 secara lebih praktis, sehingga pembelajaran tidak hanya berfokus pada teori," kata DevRel DevWeb3Jogja sekaligus Founder & President BCC UKDW Yehezkiel Yunus Tame.
Pendekatan tersebut menjadi salah satu fokus Web3 University Tour 2026, yakni mendorong mahasiswa mulai mengembangkan keterampilan sebagai pembangun (builder) di ekosistem blockchain. Peserta juga berkesempatan memperoleh sertifikat partisipasi sebagai bukti keikutsertaan dalam kegiatan edukasi Web3.
Rangkaian Web3 University Tour Manado juga menghadirkan Cumlaude Web3, kompetisi untuk mengembangkan dan memperkenalkan ide proyek berbasis teknologi blockchain. Peserta didorong berpikir kreatif serta mengeksplorasi Web3 sebagai solusi digital yang relevan.
Dari proyek yang mengikuti kompetisi, tiga peserta berhasil terpilih sebagai pemenang Cumlaude Web3 Manado. Chelsea Emely Mawikere meraih Juara 1 melalui proyek Terang, Aditthio Chanra dengan proyek UNSRAT Votechain, dan Alfahrabi Patri Ardjo Lauma melalui proyek CertiChain AI.
Manado menjadi kota kedelapan sekaligus lokasi terakhir dalam rangkaian Web3 University Tour 2026, setelah sebelumnya diselenggarakan di Yogyakarta, Bandung, Lampung, Bali, Surabaya, Malang, dan Samarinda.
Melalui kolaborasi antara institusi pendidikan, komunitas pengembang, dan pelaku industri, program ini diharapkan dapat memperluas akses pembelajaran blockchain sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak talenta muda yang mampu berkontribusi terhadap perkembangan ekosistem Web3 di Indonesia.