Ilustrasi. Medcom.id
27 Indikator Potensi TPS Rawan Terdeteksi di Babel
Media Indonesia • 21 November 2024 12:45
Bangka: Bawaslu Provinsi Bangka Belitung (Babel) telah memetakan potensi kerawanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilihan Kepala Daerah serentak di Babel. Komisoner Bawaslu Babel, Sahirin, mengatakan pihaknya sudah melakukan pemetaan kerawatan TPS selama 6 hari pada 10 sampai dengan 15 November 2024.
"Pemetaan kerawanan tersebut dilakukan terhadap 8 variabel dan 27 indikator, diambil dari sedikitnya 374 (95%) dari 393 kelurahan atau desa di 7 kabupaten/kota," kata Sahirin di Bangka, Kamis, 21 November 2024.
| Baca: Paslon WALI Janji Benahi Kawasan Cagar Budaya Kota Malang
|
"Untuk variabel keamanan, fokusnya adalah TPS yang memiliki riwayat kekerasan, intimidasi terhadap penyelenggara, dan penolakan penyelenggaraan pemungutan suara. Variabel politik uang berfokus pada TPS dengan riwayat pemberian uang atau materi lainnya yang tidak sesuai dengan aturan kampanye," jelasnya
Selanjutnya untuk variabel politisasi SARA, Bawaslu telah mengamati TPS yang memiliki riwayat praktik menghina atau menghasut terkait isu agama, suku, ras, dan golongan.
Sedangkan pada Variabel netralitas mencakup TPS dengan petugas KPPS yang berkampanye atau tindakan ASN, TNI/Polri, atau perangkat desa yang menguntungkan atau merugikan pasangan calon.
"Variabel logistik mencakup TPS dengan riwayat kerusakan logistik, kekurangan atau kelebihan logistik, serta keterlambatan distribusi logistik," ungkapnya.
Ia menambahkan untuk Variabel lokasi TPS mengamati TPS yang sulit dijangkau, berada di wilayah rawan konflik atau bencana, serta TPS yang dekat dengan lembaga pendidikan, wilayah kerja, rumah pasangan calon, atau posko tim kampanye.
"Terakhir, variabel jaringan internet dan aliran listrik mencakup TPS yang memiliki kendala jaringan internet dan aliran listrik," ujarnya.
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com