Duta Besar Palestina untuk Indonesia, H.E. Abdulfattah A.K. Al-Sattari. Metrotvnews.com/Arini
Dubes Palestina Kagumi Besarnya Dukungan Indonesia terhadap Kemerdekaan Palestina
Achmad Zulfikar Fazli • 1 November 2026 12:21
Jakarta: Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah A.K. Al-Sattari, menyoroti keunikan Indonesia yang menggelar aksi Bulan Solidaritas Palestina (BSP) selama satu bulan penuh. Dia
mengagumi konsistensi besarnya dukungan masyarakat Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina.
“Ini adalah pertama kalinya saya hadir dalam peringatan ini. Dunia seluruhnya merayakan hari solidaritas pada 29 November, tetapi Indonesia merayakannya selama satu bulan penuh,” ujar Al-Sattari usai acara pembukaan Bulan Solidaritas Palestina (BSP) 2026 di Monas, Jakarta, Minggu, 1 November 2026.
Menurut dia, perayaan ini sangat luar biasa. Sebab, aksi solidaritas tersebut umumnya hanya berlangsung saat perayaan hari peringatan internasional.
“Dan sejak jam 05.00 WIB pagi tadi saya sudah sangat penasaran ini seperti apa dan acaranya sangat meriah sekali dihadiri oleh ribuan orang,” ujar Al-Sattari.

Masyarakat membentangkan bendera raksasa Palestina sepanjang 50 meter dan lebar 9 meter di Monas, Jakarta. Metrotvnews.com/Arini
Al-Sattari juga menyoroti antusiasme ribuan orang yang memadati kawasan itu sejak pagi untuk menyaksikan langsung kemeriahan agenda yang digagas Aqsa Working Group (AWG) bersama berbagai elemen masyarakat. Ribuan masyarakat yang memenuhi Monas itu dinilai memberi dampak moral yang kuat bagi warga Palestina.
Al-Sattari merasa optimistis setelah berinteraksi langsung dengan Pembina Utama AWG, Imam Yakhsyallah Mansur. Al-Sattari berharap gelombang dukungan masyarakat Indonesia dapat terus digulirkan secara konsisten demi menjamin tegaknya kemerdekaan Palestina.
“Saya sangat optimis dan mengapresiasi segala bentuk dukungan yang diberikan untuk bangsa Palestina. Saya rasa semangat ini harus terus dikembangkan agar berkobar sampai kemerdekaan kembali ke tangan bangsa Palestina,” ujar Al-Sattari.
(Metrotvnews.com/Arini Noviawati Gunawan)