Kekabaran hutan dan lahan di Sumatera Utara (ANTARA/HO-Pusdalops Sumut)
BPBD: Karhutla Hanguskan 308,87 Hektare Lahan di Sumut
Lukman Diah Sari • 5 October 2026 18:41
Medan: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara (Sumut) mencatat sebanyak 308,87 hektare lahan hangus akibat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama periode Januari hingga Agustus 2026.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengungkapkan, luasan lahan terbakar tersebut merupakan akumulasi dari 52 peristiwa karhutla yang tersebar di 14 kabupaten dan kota.
"Pusdalops menerima laporan sebanyak 52 kejadian karhutla dengan 308,87 hektare lahan terdampak," kata Sri Wahyuni di Medan, Senin, 5 Oktober 2026.
Sejumlah wilayah lain yang turut terdampak cukup signifikan antara lain Kabupaten Simalungun (6 kejadian, 39,1 hektare), Mandailing Natal (2 kejadian, 30 hektare), Samosir (6 kejadian, 24,15 hektare), dan Padang Lawas Utara (6 kejadian, 22 hektare).

Pemadaman kebakaran hutan dan lahan (MI)
Sementara itu, rentetan karhutla dalam luasan yang lebih kecil juga melanda sejumlah daerah, seperti Kabupaten Tapanuli Tengah (4 kejadian), Karo (3 kejadian, 5,5 hektare), Labuhanbatu Utara (2 kejadian, 8 hektare), Nias Utara (2 kejadian, 6 hektare), serta Deli Serdang (2 kejadian, 0,62 hektare).
"Berikutnya, Kota Sibolga seluas dua hektare, Kabupaten Tapanuli Selatan satu hektare, serta Kabupaten Padang Lawas 0,5 hektare, dengan masing-masing tercatat satu kejadian," rinci Sri.
Guna mencegah bertambah luasnya ancaman karhutla di wilayah Sumatra Utara ke depannya, BPBD terus mengoptimalkan upaya mitigasi dan pencegahan di lapangan.
"Kami gencar melakukan sosialisasi dan edukasi kepada elemen masyarakat serta meningkatkan koordinasi dengan para pemangku kebijakan terkait," pungkasnya.