Ilustrasi air bersih. Foto- Pexels.com/Safari Consoler
Antisipasi Dampak Kekeringan Panjang, Air Bersih Disalurkan ke 80 Titik Prioritas
Achmad Zulfikar Fazli • 28 September 2026 15:09
Jakarta: Fenomena Godzilla El Nino atau El Nino dengan intensitas sangat kuat sedang terjadi di dunia, bahkan diperkirakan berpotensi menjadi terkuat dalam 150 tahun terakhir. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan fenomena alam ini diperkirakan bertahan hingga awal 2027.
Kondisi ini juga berdampak pada mundurnya awal musim hujan 2026/2027 di sebagian besar wilayah Indonesia, yang berpotensi memicu kekeringan panjang di 529 Zona Musim (ZOM) atau 61,08 persen yang mengalami kemunduran dari rerata klimatologisnya.
Menanggapi tantangan dan krisis kekeringan yang diperkirakan berlangsung lebih lama ini, Tempo Scan Group menyalurkan bantuan 640 ribu liter air bersih ke 80 titik prioritas terdampak di wilayah Jawa dan Sumatra. Wilayah yang menjadi fokus penanganan utama antara lain Sumatra Selatan, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DI Yogyakarta.
Penyaluran air bersih dilakukan melalui kolaborasi erat dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat guna memastikan pendistribusian air berjalan tepat sasaran. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari nilai inti perusahaan, yaitu Bertanggung Jawab (Responsibility) dan Bermanfaat (Usefulness).
“Menghadapi cuaca ekstrem dan prediksi musim hujan yang datang lebih lambat akibat Godzilla El Nino, program Tempo Scan Air Bersih untuk Indonesia diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat serta mendukung kesehatan dan kualitas hidup mereka di tengah krisis kekeringan," ujar Deputy Managing Director CCHC PT Tempo Scan Pacific Tbk, Winny Yunitawati, dalam keterangan tertulis, Senin, 28 September 2026.

Penyaluran air bersih untuk mengantisipasi kekeringan. Dok. Istimewa
Pemerintah daerah dan otoritas penanggulangan bencana menyambut baik inisiatif Tempo Scan Group. Wali Kota Prabumulih, Sumatra Selatan, H. Arlan, mengungkapkan kemarau ekstrem tahun ini berdampak sangat nyata pada ketersediaan air bersih di Prabumulih.
“Bantuan dari Tempo Scan Group menjadi langkah konkret yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga. Kami mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi perhatian Tempo Scan Group dalam membantu masyarakat melewati tantangan kemarau panjang ini," ungkap Arlan.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Bantul, Mujahid Amrudin, menambahkan ancaman kemarau yang berkepanjangan membutuhkan respons cepat dan kolaborasi dari berbagai pihak.
“Bantuan pasokan air bersih ini sangat membantu penanganan dampak kekeringan di area-area terdampak. Kolaborasi lintas sektor seperti ini menjadi kunci utama dalam menjaga ketersediaan kebutuhan dasar masyarakat," jelas Mujahid.