Menhub Minta KNKT Investigasi Pendaratan Darurat Pesawat Smart Air

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi ditemui usai rapat dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Selasa (27/1/2026). (ANTARA/Muzdaffar Fauzan)

Menhub Minta KNKT Investigasi Pendaratan Darurat Pesawat Smart Air

Achmad Zulfikar Fazli • 27 January 2026 20:26

Jakarta: Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meminta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) tetap melakukan investigasi atas insiden pendaratan darurat pesawat Smart Air. Dia menyampaikan setiap insiden penerbangan, termasuk pendaratan darurat, wajib diteliti untuk memastikan penyebab kejadian.

?"Nanti kita tunggu KNKT walaupun dia sifatnya pendaratan darurat, tetap KNKT harus meneliti atau menginvestigasi sebab kenapa dia melakukan pendaratan darurat," ujar Menhub, Jakarta, dilansir dari Antara, Selasa, 27 Januari 2026.

Menhub menegaskan Kementerian Perhubungan sebagai otoritas penerbangan tidak dapat mengeluarkan kesimpulan sebelum hasil investigasi resmi disampaikan.

“Tetap harus menunggu hasil penyelidikan karena kan kita sebagai otoritas tidak boleh mengeluarkan pernyataan sebelum ada hasil investigasi,” kata dia.
 

Baca Juga: 

Update Operasi SAR Pesawat ATR 42-500: 10 Korban Telah Ditemukan


?Sebelumnya, Kementerian Perhubungan menyatakan pesawat Smart Air tipe C208B registrasi PK-SNS rute Nabire (NBX) - Kaimana (KNG) melakukan pendaratan darurat di Bandar Udara Douw Aturure Nabire, Papua Tengah, karena mengalami gangguan pada mesin.

?"Laporan awal yang diterima, pesawat mengalami gangguan pada engine. Kemudian Pilot in Command (PIC) Capt. Tania K memutuskan Return to Base (RTB). Namun dikarenakan thrust power semakin turun, PIC memutuskan mendarat darurat di di ujung pantai landasan 17 Bandara Douw Aturure," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F Laisa .

Thrust power atau daya dorong dalam pesawat adalah gaya yang dihasilkan mesin pesawat untuk mendorong pesawat maju ke depan agar bisa bergerak, lepas landas, menanjak, dan mempertahankan kecepatan di udara.

Lukman mengatakan sedang dilakukan penarikan pesawat ke pantai. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut, dan seluruh penumpang serta awak pesawat telah dievakuasi dengan selamat ke terminal bandara. Total penumpang dan awak pesawat adalah 13 orang.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)