Peringati Hari Kartini, MURI Beri Penghargaan Tokoh Berprestasi

“Tembang Alit Kartini” dalam rangkaian peringatan Hari Kartini di Perpustakaan Nasional RI. Foto: Dok. Istimewa.

Peringati Hari Kartini, MURI Beri Penghargaan Tokoh Berprestasi

Fachri Audhia Hafiez • 25 April 2026 09:28

Jakarta: Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) resmi meluncurkan "MURI Kartini". Sebuah penghargaan istimewa bagi perempuan Indonesia yang menorehkan prestasi luar biasa di berbagai bidang. 

Peluncuran ini digelar bersamaan dengan pertunjukan budaya bertajuk “Tembang Alit Kartini” dalam rangkaian peringatan Hari Kartini di Perpustakaan Nasional RI.

“MURI Kartini merupakan bentuk penghormatan kami kepada perempuan Indonesia yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga konsisten memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Direktur Utama MURI, Aylawati Sarwono, di Jakarta, dikutip Jumat, 24 April 2026.
 


Aylawati menjelaskan bahwa MURI Kartini mengusung semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini sebagai simbol penghormatan atas dedikasi perempuan dalam menciptakan perubahan positif. 

Melalui penghargaan ini, MURI berkomitmen tidak hanya mencatat angka rekor, tetapi juga mengangkat kisah inspiratif perempuan yang berperan sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.

Ia berharap momentum ini dapat memicu motivasi bagi kaum perempuan lainnya untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa. Gelaran seni yang menyertai peluncuran ini juga dimaksudkan untuk merefleksikan nilai-nilai luhur perjuangan Kartini.

"Dalam kesempatan yang sama, gelaran 'Tembang Alit Kartini' menghadirkan pertunjukan budaya yang merefleksikan nilai-nilai perjuangan Kartini melalui seni dan tradisi," terang Aylawati.


“Tembang Alit Kartini” dalam rangkaian peringatan Hari Kartini di Perpustakaan Nasional RI. Foto: Dok. Istimewa.

Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh perempuan nasional lintas bidang, mulai dari sosial, pendidikan, hingga budaya. Para tokoh tersebut turut berpartisipasi dalam pembacaan surat-surat Kartini sebagai bentuk refleksi atas peran perempuan dalam menjaga akar budaya bangsa.

Sejumlah tokoh nasional yang menerima penghargaan itu, di antaranya:
1. Asha Smara Darra – Ketua Yayasan Umaratu
2. Ayu Heni Rosan – Ketua Yayasan Citra Kartini Indonesia
3. Diah Kusumawardani Wijayanti, S.Sos., M.Hum. – Ketua Yayasan Belantara Budaya
4. Dra. Dewi Sulastri – Founder Yayasan Swargaloka
5. Dra. Halida Nuriah Hatta, M.A – Ketua Yayasan Hatta
6. Dr. Emi Wiranto – Pembina Yayasan Sekar Ayu Jiwanta
7. Evy Amir Syamsudin, B.A., S.H. – Ketua Yayasan Second Chance
8. Gendis Soeharto, B.Sc. – Ketua Yayasan Ketua Yayasan Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (YL - GNOTA)
9. Happy Farida Djarot – Ketua Yayasan Krida Kebaya Jakarta
10. Hetty Andika Perkasa, S.H., M.H. – Ketua Perempuan Laju Perkasa
11. Ike Nirwan Bakrie – Ketua Perkumpulan Rumah Pesona Kain
12. Inaya Wulandari Wahid - Jaringan Gusdurian
13. Inti Nusantari Subagio – Founder/President Director For All Nations Campus
14. Nanik Hadi Tjahjanto, S.H. – Ketua Umum KOWANI 2024–2029
15. Sendy Dede Yusuf, S.T. – Ketua Yayasan Batik Jawa Barat

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)