Longsor di jalur rawan dan ekstrem di jalur Cinomati Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Dokumentasi/Pemkab Bantul
Jalur Cinomati Bantul Ditutup Sementara Akibat Longsor
Ahmad Mustaqim • 15 January 2026 15:38
Bantul: Jalur Cinomati di Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) longsor pada Rabu malam, 14 Januari 2026. Longsoran tersebut terjadi di titik tebing rawan yang disebabkan oleh cuaca ekstrem di wilayah tersebut.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengungkapkan bahwa material longsor sempat menutup total akses jalan di Jalan Cinomati, Kebokuning, Desa Terong. Kejadian ini membuat jalur tersebut tak bisa dilalui untuk sementara waktu.
"Jalur sempat ditutup sementara waktu sehingga tidak untuk dilewati pengendara lalu lintas," kata Rita kepada awak media pada Kamis, 15 Januari 2025.
Polisi dan perangkat desa setempat telah berkoordinasi dalam mengatur situasi di lapangan. Petugas mengupayakan proses penanganan material longsoran agar tidak memakan korban jiwa.
Kepala Bidang Kedaruratan Logistik dan Peralatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Antoni Hutagaol mengatakan timnya telah bergabung dengan petugas setempat untuk menangani sisa material longsoran. Proses penanganan dilakukan dengan cara menyemprot jalan yang sempat tertutup material longsor agar akses kembali terbuka.
"Penyemprotan jalan dari sisa longsoran, kami lakukan supaya jalur itu tidak licin meski sudah dibersihkan oleh warga setempat," ujar Antoni.

Longsor di jalur rawan dan ekstrem di jalur Cinomati Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Dokumentasi/Pemkab Bantul
Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kecamatan Dlingo, Tejo Widodo mengungkapkan akses jalan sudah dapat dilalui pada siang hari. Namun, ia mengimbau pengguna jalan untuk tetap berhati-hati mengingat kondisi yang masih rawan.
"Pengguna jalan kami imbau tetap hati-hati dan waspada, karena ditakutkan terjadi longsor susulan," kata Tejo.