PLTS Jadi Fondasi Kawasan Industri Hijau di Indonesia

PLTS Atap di PT Dharma Precision Parts, Kawasan Industri Jababeka, Jawa Barat. Foto: dok SUN.

PLTS Jadi Fondasi Kawasan Industri Hijau di Indonesia

Ade Hapsari Lestarini • 14 February 2026 08:52

Jakarta: SUN memperkuat peranannya dalam mendorong implementasi kawasan industri hijau di Indonesia melalui pendekatan Energy-as-a-Solution. Ini merupakan sebuah rangkaian solusi keberlanjutan terintegrasi yang dirancang untuk membantu kawasan industri dan tenant menurunkan emisi, meningkatkan efisiensi energi, dan memenuhi standar ESG global.

 
Melalui pendekatan ini, SUN tidak lagi hanya menyediakan energi surya, tetapi menghadirkan ekosistem solusi energi yang mencakup PLTS Atap, manajemen dan penyimpanan energi, hingga elektrifikasi kendaraan operasional. Pendekatan terintegrasi ini memungkinkan kawasan industri membangun fondasi green industrial park secara komprehensif dan berkesinambungan.
 
Sejalan dengan komitmen tersebut, SUN telah mengimplementasikan PLTS di tiga kawasan industri strategis, Karawang International Industrial City (KIIC), Greenland International Industrial Center (GIIC), dan Kawasan Industri Jababeka, puluhan megawatt kapasitas sistem energi surya telah terpasang di lebih dari 20 lokasi proyek.
 
Pengembangan PLTS di kawasan industri menjadi fondasi awal dalam membangun ekosistem green industrial park. Sebagai pusat aktivitas manufaktur dan konsumsi energi berskala besar, kawasan industri memiliki peran strategis dalam menurunkan emisi operasional sekaligus menjaga daya saing jangka panjang, sejalan dengan target dekarbonisasi nasional dan Net Zero Emissions 2060.
 
"Akselerasi green industrial park bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan untuk menjaga daya saing kawasan industri Indonesia di pasar global," ujar CEO SUN Energy Jefferson Kuesar, dalam keterangan tertulis, Sabtu, 14 Februari 2026.
 
Dia mengatakan, melalui pendekatan Energy-as-a-Solution, perseroan tak sekadar menghadirkan PLTS, tetapi membangun fondasi energi terbarukan yang lebih stabil, efisien, dan rendah emisi bagi tenant dan pengelola kawasan industri.
 
"Inilah kontribusi kami dalam mempercepat transisi energi dan mendorong implementasi kawasan industri hijau di Indonesia," tambah Jefferson Kuesar.
 

Pendekatan Energy-as-a-Solution dari SUN mencakup:

 
  • PLTS Atap C&I (Commercial & Industrial) oleh SUN Energy.
  • Elektrifikasi Armada & Infrastruktur Kendaraan Listrik oleh SUN Mobility.
  • Sistem Penyimpanan Energi & Energy Optimization oleh SUN Terra.
  • Energy Monitoring & Intelligence Platform untuk analitik dan efisiensi energi.
 

Pendekatan terintegrasi ini memastikan kawasan industri mampu:

 
  • Menekan biaya energi jangka panjang.
  • Menurunkan emisi operasional secara signifikan.
  • Meningkatkan daya saing dan nilai ESG.
  • Mempersiapkan kawasan industri menghadapi standar Net Zero Emissions 2060.

Jababeka contoh implementasi kawasan industri hijau

 
Laporan Center for Global Sustainability mencatat 21 kawasan industri di Indonesia telah menggunakan atau merencanakan penggunaan PLTS sebagai bagian dari strategi energi bersih. Di antara implementasi yang berkembang, Kawasan Industri Jababeka menjadi salah satu area yang telah mengadopsi PLTS secara kolektif.
 
SUN mengembangkan PLTS dengan kapasitas total 1,8 MW untuk tenant lintas sektor: material bangunan, komponen otomotif, farmasi, laboratorium inspeksi, hingga industri kemasan. Inisiatif ini berpotensi menjadi pilot area bagi model kawasan rendah karbon.
 
"Selain mengembangkan sistem energi surya, kami memandang elektrifikasi transportasi logistik dan operasional turut menjadi elemen penting dalam upaya dekarbonisasi kawasan industri," tambah CEO SUN Mobility, Karina.
 
Dia mengatakan, melalui solusi EV ecosystem yang dikembangkan, perseroan melengkapi strategi Energy-as-a-Solution dari SUN. Tujuannya adalah membantu tenant industri beralih ke operasional yang lebih efisien, lebih bersih, dan selaras dengan target Net Zero.
 
"Dengan rekam jejak proyek di berbagai kawasan industri strategis, SUN Energy menegaskan posisinya sebagai mitra transisi energi yang mampu memberikan solusi end-to-end untuk pengelola kawasan industri maupun tenant. SUN berkomitmen mendukung Indonesia menuju Net Zero Emissions 2060 melalui pendekatan yang terintegrasi, adaptif, dan siap menjawab tuntutan keberlanjutan global," jelas dia.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Ade Hapsari Lestarini)