Gorontalo Didorong Jadi Destinasi Wisata Ramah Muslim

Kementerian Pariwisata site visit ke Gorontalo untuk memetakan potensi wilayah. Dokumentasi/Kemenpar

Gorontalo Didorong Jadi Destinasi Wisata Ramah Muslim

Silvana Febiari • 11 February 2026 08:58

Gorontalo: Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendorong Gorontalo menjadi destinasi wisata ramah Muslim berkelas dunia lewat ajang Indonesia Muslim Travel Index (IMTI). Dorongan ini disampaikan Kemenpar saat site visit ke Gorontalo untuk memetakan potensi wilayah.

IMTI merupakan indeks pengukuran kesiapan provinsi yang berkorelasi langsung dengan standar Global Muslim Travel Index (GMTI), sebuah acuan peringkat pariwisata ramah Muslim global. 

 "Kami menyurvei untuk melihat secara langsung beberapa pelayanan dan daya tarik, serta untuk mengukur kesiapan Gorontalo dalam memenuhi kriteria destinasi wisata ramah Muslim. Diharapkan kegiatan ini bisa memacu Gorontalo untuk meningkatkan lagi aksesibilitas, amenitas, maupun atraksinya," kata Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar Hariyanto, dikutip dari laman resmi Kementerian Pariwisata, Rabu, 11 Februari 2026. 
 


Hariyanto menuturkan Gorontalo maupun Indonesia secara umum memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pariwisata ramah Muslim dunia. Hal ini didukung dengan keindahan alam, keragaman budaya, dan populasi Muslim terbesar dunia. 

"Namun, pariwisata ramah Muslim bukanlah konsep eksklusif untuk wisatawan Muslim saja. Tujuan utama penilaian ini adalah meningkatkan pelayanan bagi semua wisatawan, tanpa memandang latar belakang. Layanan ini mengedepankan kebersihan, kenyamanan, dan kemudahan yang dapat dinikmati siapa saja,” tuturnya.


Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenpar Hariyanto saat menjelaskan Gorontalo didorong untuk menjadi destinasi wisata ramah Muslim berkelas dunia. Dokumentasi/Kemenpar

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo, Aryanto Husain, menyampaikan bahwa pariwisata ramah Muslim menjadi salah satu primadona yang sedang diminati wisatawan, namun juga menjadi tantangan bagi Gorontalo. Apalagi pihaknya menargetkan Gorontalo mampu meraih hasil yang baik.

“Jika Gorontalo bisa masuk dalam lima besar, maka kami berpeluang menjadi destinasi utama wisatawan dari negara-negara Muslim,” ujar Aryanto.

Pembahasan lebih lanjut mengenai ekonomi halal dan penguatan ekosistem syariah akan diulas dalam Metro TV Sharia Economic Forum 2026. Forum ini digelar pada 12 Februari 2026 pukul 09.00 WIB dan disiarkan melalui YouTube Metro TV.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)