BGN Sultra Salurkan 4.618 Porsi MBG untuk Korban Banjir

BGN Regional Sultra saat menyalurkan MBG kepada korban banjir di Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (11/5/2026). ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra/La Ode Ari

BGN Sultra Salurkan 4.618 Porsi MBG untuk Korban Banjir

Whisnu Mardiansyah • 11 May 2026 18:38

Kendari: Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Sulawesi Tenggara (Sultra) menyalurkan 4.618 porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk warga terdampak bencana banjir. Banjir melanda sejumlah daerah di wilayah Bumi Anoa sejak Sabtu, 9 Mei 2026.

Koordinator BGN Regional Sultra, Maharanny Puspaningrum, menyampaikan ada empat daerah terdampak banjir yang sudah disalurkan MBG. Keempat daerah tersebut adalah Kota Kendari, Konawe Selatan, Kolaka, dan Kolaka Timur.

“Total penyaluran MBG untuk warga terdampak banjir di Sultra sebanyak 4.618 porsi,” kata Maharanny saat ditemui di Kendari, seperti dilansir Antara, Senin, 11 Mei 2026, 

Ia menjelaskan, BGN sudah menyalurkan MBG untuk warga terdampak banjir di Kendari dan Konawe Selatan kepada 1.873 orang. Sementara itu, untuk wilayah Kolaka dan Kolaka Timur lebih dulu disalurkan sebanyak 2.745 porsi.

Maharanny merinci lokasi penyaluran di Kota Kendari. Titik penyaluran MBG untuk warga berada di Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga atau bantaran Kali Wanggu; Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia; serta Kelurahan Mokoau dan Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu.

“Di Konawe Selatan pelayanan di Kelurahan Puosu Jaya, Kecamatan Konda,” ujar Maharanny.
 


Maharanny menjelaskan ada tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendistribusikan MBG untuk warga yang mengungsi akibat dampak banjir di Kolaka dan Kolaka Timur.

Ia merinci, untuk wilayah Kabupaten Kolaka, SPPG Latambaga Mangolo menyalurkan 936 porsi. SPPG Kolaka Samaturu Tamboli menyalurkan 709 porsi MBG untuk warga di Desa Latuo, Konaweha, dan Ulu Konaweha. Adapun untuk wilayah Kolaka Timur, SPPG Mowewe menyalurkan 1.100 porsi di Kelurahan Harodopi.

“Jadi, saat ini sudah 2.745 porsi MBG tersalurkan untuk warga terdampak banjir di Kolaka dan Kolaka Timur,” jelas Maharanny.


Banjir di Kota Kendari. (Dokumentasi/ BNPB)

Maharanny menjelaskan, penyaluran MBG untuk warga korban bencana banjir sesuai dengan Surat Edaran BGN Nomor 7 Tahun 2025 tentang Pelayanan Program Makan Bergizi Gratis dalam Situasi Kedaruratan Akibat Bencana Alam.

Dalam regulasi itu, setiap SPPG wajib menyalurkan MBG jika wilayah cakupannya terjadi bencana alam atau warganya dalam kondisi darurat akibat bencana. “Iya, jika ada kejadian bencana maka SPPG dapat memberikan pelayanan kepada korban terdampak,” sebut Maharanny.

Maharanny menambahkan, para relawan di ketiga SPPG tersebut mengantarkan langsung makanan ke rumah warga atau posko pengungsian. Mereka dibantu oleh aparat kepolisian dan personel TNI. Ia menegaskan, penyaluran MBG untuk korban banjir tidak mengganggu porsi MBG yang disiapkan SPPG untuk para pelajar atau penerima manfaat lainnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Whisnu M)