Cuaca Ekstrem Ancam Aceh Barat, BPBD Siagakan Puluhan Personel

Ilustrasi-Banjir Desa Bundar, Karang Baru, Aceh Tamiang, Rabu (26/11/2025). ANTARA/Dede Harison

Cuaca Ekstrem Ancam Aceh Barat, BPBD Siagakan Puluhan Personel

Lukman Diah Sari • 17 April 2026 22:26

Meulaboh: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat menyiagakan sebanyak 45 personel untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Upaya tersebut setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan terkait potensi bencana hidrometeorologi.

“Langkah ini diambil untuk memastikan rasa aman masyarakat,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah di Meulaboh, Jumat, 17 April 2026, melansir Antara.


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronald Nehdiansyah. (ANTARA/HO-Pribadi)

Sebelumnya, BMKG memprakirakan wilayah Aceh Barat berpotensi mengalami dua periode cuaca ekstrem pada 11 hingga 20 April 2026. Menanggapi hal tersebut, Bupati Aceh Barat Tarmizi telah mengeluarkan imbauan khusus untuk  memastikan kesiapsiagaan di seluruh lini.

Teuku Ronald mengatakan tim yang dikerahkan tersebut yaitu tim pemantau hulu berjumlah sebanyak 15 personel yang terdiri dari anggota Pos Damkar Woyla dan Pos Damkar Kaway XVI, Aceh Barat. Mereka dikerahkan khusus untuk memantau aliran Sungai Batang Cermin dan Sungai Mas di wilayah Meureubo, Kabupaten Aceh Barat.


Sedangkan di markas komando BPBD Aceh Barat, kata dia, pihaknya telah menyiagakan sekitar 30 personel, untuk merespons kondisi darurat maupun laporan dari masyarakat secara cepat. Teuku Ronald mengatakan BPBD Aceh Barat memberikan perhatian khusus pada debit air sungai. Pihaknya hingga kini terus memantau intensitas hujan di daerah hulu seperti Takengon dan Pidie.

"Jika debit air di daerah hulu sudah mulai meningkat, kita yang berada di daerah hilir harus segera waspada. Kami telah menerjunkan tim pemantau di lapangan untuk terus berkoordinasi dan memberikan informasi terkini," ujarnya.

Sebagai bentuk kesiapan fisik, BPBD Aceh Barat telah melakukan gelar peralatan untuk memastikan seluruh sarana penyelamatan dalam kondisi prima dan siap pakai kapanpun dibutuhkan. BPBD Aceh Barat mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan, serta segera melaporkan jika melihat adanya tanda-tanda kenaikan debit air di lingkungan masing-masing.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)