Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Tewas Ditikam, 2 Terduga Pelaku Ditangkap

Ilustrasi penusukan. (medcom.id)

Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Tewas Ditikam, 2 Terduga Pelaku Ditangkap

Achmad Zulfikar Fazli • 19 April 2026 18:21

Ambon: Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, ditikam oleh orang tak dikenal saat berada di pintu keluar Bandara Karel Sadsuitubun, pada Minggu, 19 April 2026. Polisi langsung memburu pelaku dan menangkap dua orang dalam waktu sekitar dua jam pascakejadian.

"Keduanya masing-masing berinisial HR (28) dan FU (36)," kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi, di Ambon, dilansir dari Antara, Minggu, 19 April 2026.

Dia menjelaskan penikaman terjadi sekitar pukul 11.25 WIT, tepat di pintu keluar bandara saat korban baru tiba dari Jakarta.

“Tiba-tiba korban ditikam oleh orang tidak dikenal menggunakan sebilah pisau. Terduga pelaku langsung melarikan diri usai kejadian,” kata dia. 

Korban sempat dilarikan ke RS Karel Sadsuitubun oleh keluarga sekitar pukul 12.00 WIT. Namun, nyawanya tidak tertolong akibat luka serius yang diderita.

Saat ini, kedua terduga pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif di Satuan Reserse Kriminal Polres Maluku Tenggara.

“Untuk motif, sementara masih dilakukan pendalaman oleh penyidik,” ujarnya.


Ilustrasi penangkapan. Foto- Medcom.id

Baca Juga: 

Polda Metro Amankan Debt Collector Penusuk Advokat di Tangsel

Dia menjelaskan Kapolda Maluku telah menginstruksikan jajarannya untuk menangani kasus ini secara profesional, transparan dan tuntas. Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya keluarga korban dan simpatisan, agar tetap menahan diri.

“Kami mengimbau untuk tidak melakukan aksi balasan yang dapat memperkeruh situasi. Percayakan penanganan kasus ini kepada Polri. Saat ini situasi di Maluku Tenggara aman dan kondusif,” katanya menegaskan.

Polda Maluku memastikan perkembangan penanganan kasus akan disampaikan secara berkala kepada publik.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)