Negosiasi AS-Iran Masih Berjalan, Qalibaf Soroti Isu Nuklir dan Selat Hormuz

Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf. (Anadolu Agency)

Negosiasi AS-Iran Masih Berjalan, Qalibaf Soroti Isu Nuklir dan Selat Hormuz

Willy Haryono • 19 April 2026 11:29

Teheran: Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf mengatakan pada Minggu, 19 April 2026, bahwa masih terdapat perbedaan signifikan antara Teheran dan Washington, meski proses negosiasi menunjukkan kemajuan.

Dalam pernyataan yang disiarkan televisi pemerintah, Qalibaf menyebut sejumlah isu dengan Amerika Serikat telah mencapai titik temu. Namun, ia menegaskan bahwa sejumlah poin kunci lainnya masih belum terselesaikan.

“Kami telah mencapai kesimpulan pada beberapa masalah, tetapi masih ada celah besar pada masalah lainnya, dan kami masih jauh dari kesepakatan final,” ujarnya, seperti dikutip dari Anadolu, Minggu, 19 April 2026.

Qalibaf menegaskan bahwa pendekatan Iran didasarkan pada prinsip komitmen timbal balik dan langkah bertahap dari kedua belah pihak. Ia menekankan bahwa Iran tidak seharusnya memenuhi kewajibannya secara sepihak tanpa adanya tindakan balasan yang setimpal.

Ia menambahkan bahwa Iran masih berselisih dengan AS terkait program nuklir Teheran dan kendali atas Selat Hormuz. Meski demikian, ia menegaskan negaranya tetap berkomitmen untuk mencapai perdamaian yang berkelanjutan.

Lebih lanjut, Qalibaf menilai bahwa perang yang melibatkan AS dan Israel tidak mencapai tujuannya. “Trump tidak mencapai tujuannya untuk melakukan pergantian rezim serta menghancurkan kemampuan ofensif dan rudal kami. Iran bukan Venezuela,” tegasnya.

Putaran pertama pembicaraan antara Iran dan AS telah digelar di Pakistan pada akhir pekan lalu. Saat ini, upaya untuk melanjutkan perundingan di Islamabad masih berlangsung.

Konflik kedua pihak sendiri berada dalam masa jeda setelah Pakistan memediasi gencatan senjata selama dua minggu yang dimulai pada 8 April. (Kelvin Yurcel)

Baca juga:  Belum Sehari, Iran Tutup Kembali Selat Hormuz usai AS Tolak Buka Blokade

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)