BPBD Jepara Identifikasi 7 Wilayah Rawan Kekeringan

Ilustrasi: Zechen Li/Pexels

BPBD Jepara Identifikasi 7 Wilayah Rawan Kekeringan

Rhobi Shani • 10 June 2026 13:11

Jepara: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mencatat sedikitnya tujuh wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan pada musim kemarau tahun ini.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Jepara, Bagus Ari Wibowo, menyebut tujuh titik rawan tersebut berada di Desa Clering dan Sumberrejo, Kecamatan Donorojo; Desa Bategede di Kecamatan Nalumsari; serta Desa Kaliombo di Kecamatan Pecangaan. Kemudian, Desa Kedungmalang di Kecamatan Kedung; Desa Pule di Kecamatan Mayong; dan Desa Karimunjawa di Kecamatan Karimunjawa.

Bagus menuturkan, untuk mengantisipasi dampak kekeringan, BPBD Jepara terus melakukan pemantauan dan koordinasi guna menyalurkan bantuan air bersih apabila dibutuhkan masyarakat.
 


"Kami terus memantau kondisi wilayah-wilayah rawan kekeringan. Jika memang membutuhkan bantuan air bersih, pemerintah desa bisa berkoordinasi dengan kami untuk dilakukan asesmen dan penyaluran bantuan," kata Bagus, seperti dilansir Antara, Rabu, 10 Juni 2026.

Pada tahun ini, Pemerintah Kabupaten Jepara mengalokasikan anggaran sebesar Rp32 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk mendukung program penyaluran air bersih bagi warga terdampak kekeringan.

Salah satu wilayah yang telah menerima bantuan adalah Desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung. Sebanyak 870 kepala keluarga di desa tersebut telah mendapatkan pasokan air bersih dari pemerintah setelah mengalami kesulitan air akibat musim kemarau.


Penyaluran air bersih bagi ratusan KK di Desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung. Metrotvnews.com/ Istimewa

(Whisnu M)