Perempuan Prasejahtera Didorong Naik Kelas

Ilustrasi. Foto: Freepik.com.

Perempuan Prasejahtera Didorong Naik Kelas

Rahmatul Fajri • 16 June 2026 12:16

Yogyakarta: Perempuan prasejahtera didorong naik kelas dan mandiri secara ekonomi. Komitmen tersebut diwujudkan dengan memfasilitasi para pelaku usaha ultra mikro yang digagas kaum perempuan.

"Kami berharap para perempuan prasejahtera dapat memiliki ruang untuk terus bergerak, menjaga harapan, dan memperkuat ekonomi keluarganya. Kisah seperti ini mengingatkan kita bahwa ketekunan, sekecil apa pun langkahnya, dapat membawa perubahan yang berarti bagi kehidupannya dan juga ekonomi akar rumput Indonesia,” kata Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Kindaris, dikutip dari Media Indonesia, Selasa, 16 Juni 2026.
 


Hal itu disampaikan Kindaris saat pihaknya memfasilitasi para pelaku usaha ultra mikro perempuan binaan PNM Mekaar untuk memperluas jangkauan pasar. Mereka memasarkan produknya secara langsung di hadapan 5.400 penonton pada momentum Final Pro Futsal League (PFL) 2026 di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).

Salah satu pelaku usaha berkesempatan menjajakan kulinernya di lokasi acara yaitu, Iin Sutiyani. Penjual pempek ini menjadi salah satu representasi penting bagaimana kaum perempuan mampu menjadi penyelamat ekonomi domestik.

“Saya senang sekali dan bangga bisa ikut berjualan di acara sebesar ini. Selama ini saya hanya berjualan untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Alhamdulillah, berkat kesempatan ini dagangan saya bisa dikenal lebih banyak orang," ujar Iin.

Dia mengandalkan resep turun-temurun selama 18 tahun. Selain itu, dia harus berjuang menjadi tulang punggung keluarga setelah kondisi kesehatan suaminya memburuk akibat sakit.

"Semoga usaha saya terus berkembang agar bisa terus membantu keluarga,” ucap Iin.


Pelaku usaha ultra mikro perempuan binaan PNM Mekaar. Foto: Dok. Istimewa.

Melalui fasilitasi ruang niaga ini, pelaku usaha pun mendapat panggung. Khususnya agar kapasitas usaha mikro milik perempuan berkembang lebih tinggi.

“Alhamdulillah, biasanya saya jualan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja, tapi di sini hasilnya jauh lebih banyak dari yang saya bayangkan. Uang yang saya dapat tentu akan saya gunakan untuk kebutuhan keluarga dan pengobatan suami. Semoga usaha saya bisa terus berjalan dan semakin baik ke depannya,” ucap Iin.

(Fachri Audhia Hafiez)