23 Warga Garut Jadi Korban KM Virgo Transport 8, 11 Masih Hilang

Keluarga korban insiden KM Virgo Transport 8 di Posko Informasi Korban Kecelakaan Kapal Virgo di Kampung Panyingkiran, Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut. (ANTARA/Feri Purnama)

23 Warga Garut Jadi Korban KM Virgo Transport 8, 11 Masih Hilang

Roni Kurniawan • 16 September 2026 07:21

Garut: Sebanyak 23 warga Kabupaten Garut, Jawa Barat, menjadi korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, Minggu, 13 September 2026. Mayoritas korban merupakan warga Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengatakan, dari 23 warga tersebut, 11 orang selamat, 11 masih hilang, dan satu orang meninggal dunia. Ia juga menginstruksikan jajaran Pemkab Garut untuk membantu penanganan dan evakuasi korban.

"Kita sungguh prihatin. Saya sudah memerintahkan Dinas Sosial untuk berangkat ke sana, ini korban bukan jumlah yang sedikit," kata Syakur dikutip Rabu, 16 September 2026.


Seluruh korban yang terdata sementara berasal dari Desa Situsaeur, Kecamatan Karangpawitan. Namun, Pemkab Garut masih menelusuri tujuan keberangkatan dan aktivitas mereka di kapal sebelum insiden terjadi.

Berdasarkan informasi sementara yang diperoleh dari para korban selamat, puluhan warga tersebut diketahui berada di kapal untuk bekerja. "Yang selamat saat ini masih ada di sana. Kami turut berduka, mereka sedang berjihad untuk bekerja di sana," ujar Syakur.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Garut, Marlinda, mengatakan hingga Senin pagi, jumlah warga Garut yang teridentifikasi menjadi korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 masih sebanyak 23 orang.

"Belum ada informasi lanjutan lagi soal jumlah korban dari Garut. Yang selamat 11 orang, yang masih hilang 11 orang, dan yang meninggal dunia satu orang," ungkap Marlinda.


Petugas gabungan mengevakuasi satu jasad korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8. (ANTARA/Tumpal Andani Aritonang)


Pemkab Garut masih melakukan verifikasi identitas para korban. Koordinasi juga terus dilakukan dengan pihak terkait, termasuk perusahaan kapal, untuk memastikan kondisi seluruh warga Garut yang menjadi korban.

Marlinda mengatakan korban meninggal dunia bernama Enjang. Jenazah korban saat ini dalam perjalanan menuju Surabaya.

"Yang meninggal dunia, jenazahnya dalam perjalanan ke Surabaya. Kemudian kami juga konsen membantu pemulangan jenazah dan korban selamat," beber Marlinda.

Berdasarkan data sementara Dinas Sosial Kabupaten Garut, sebanyak 11 warga yang berhasil selamat yakni Rehan, Amo, Willy, Ehab, Akmal, M Iwan, Erik, Iki, M Agus, Fauzan, dan Fathir.

Sementara itu, 11 warga yang masih dalam pencarian adalah Utep, Acim, Usep, Raden, Kiki, Agil, Rio, Hakim, Salbi, Aep, dan Ikhsan.

(Silvana Febiari)