Ilustrasi jalan tol. Foto: Metro TV.
Arus Lalu Lintas Libur Tahun Baru 2026 Naik 13,81 Persen
Fachri Audhia Hafiez • 1 January 2026 20:21
Jakarta: Jasa Marga mencatat sebanyak 311.545 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada periode H-2 hingga H-1 libur Tahun Baru 2026. Angka ini merupakan akumulasi arus lalu lintas yang keluar melalui empat Gerbang Tol (GT) Utama sejak Selasa, 30 Desember 2025 hingga Kamis pagi, 1 Januari 2026.
“Terjadinya peningkatan volume lalu lintas meninggalkan Jabotabek mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat dalam momentum pergantian tahun. Kondisi ini dipengaruhi waktu libur yang panjang, meningkatnya aktivitas wisata, serta kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 29-31 Desember 2025,” ujar Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono dikutip melalui keterangan tertulis, Kamis, 1 Januari 2026.
Baca Juga :
Rivan menjelaskan total volume lalu lintas tersebut meningkat 13,81 persen jika dibandingkan dengan lalu lintas normal yang berada di angka 273.741 kendaraan. Distribusi kendaraan mayoritas mengarah ke Timur (Trans Jawa dan Bandung) sebanyak 141.980 kendaraan atau 45,6 persen.
Sementara itu, sebanyak 90.903 kendaraan atau 29,2 persen bergerak menuju arah Barat (Merak) dan 78.662 kendaraan atau 25,2 persen menuju arah Selatan (Puncak). Secara terperinci, kenaikan tertinggi terjadi di GT Kalihurip Utama (arah Bandung) sebesar 37,25 persen dan GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa) sebesar 28,56 persen.
“Pemberlakuan diskon tarif tol 20 persen juga memberikan insentif bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan lebih efisien. Kebijakan ini membantu distribusi lalu lintas lebih merata dan mengurangi potensi penumpukan kendaraan,” jelas Rivan.
.jpg)
Ilustrasi jalan tol. Foto: Jasa Marga.
Secara kumulatif, sepanjang periode Natal dan Tahun Baru (H-7 hingga H+6), Jasa Marga mencatat 2.344.052 kendaraan telah meninggalkan Jabotabek. Angka tersebut naik 14,12 persen dari kondisi normal. Di sisi lain, arus kendaraan yang masuk kembali ke Jabotabek pada periode yang sama mencapai 2.147.976 kendaraan.