Banjir rob yang terjadi di kawasan Belawan Kota Medan beberapa waktu lalu. ANTARA/Yudi
Waspada! Ini Daftar Wilayah Pesisir Indonesia Berpotensi Banjir Rob Juli 2026
Lukman Diah Sari • 10 July 2026 12:30
Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap potensi banjir pesisir (rob) di sejumlah wilayah Indonesia selama Juli 2026. Potensi banjir rob ini terjadi akibat adanya fenomena Super New Moon (fase bulan baru dan perigee) pada 14 Juli 2026.
Berdasarkan rilis Direktorat Meteorologi Maritim BMKG, potensi banjir pesisir ini secara umum akan berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir. Dampak tersebut meliputi gangguan pada aktivitas bongkar muat di pelabuhan, permukiman pesisir, serta kegiatan tambak garam dan perikanan darat.
"Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga guna mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut, serta terus memperhatikan pembaruan informasi cuaca maritim dari BMKG," tulis imbauan resmi BMKG, dikutip pada Jumat, 10 Juli 2026.

Warga masih harus berjuang menghadapi banjir saat melintas di Pantura Semarang-Demak saat air laut pasang datang. (MI/AS)
Berikut rincian waktu dan lokasi wilayah pesisir yang berpotensi dilanda banjir rob selama Juli 2026:
Sumatra dan Kepulauan Riau
-
Pesisir Aceh: Pesisir Lhokseumawe (9–17 Juli).
-
Pesisir Sumatra Utara: Pesisir Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Marelan (12–18 Juli).
-
Pesisir Kepulauan Riau: Pesisir Kepulauan Riau (12–19 Juli), Pesisir Batam (13–20 Juli), Pesisir Karimun (14–17 Juli).
-
Pesisir Sumatra Barat: Pesisir Kota Padang, Kab. Padang Pariaman, Kab. Pesisir Selatan, Kab. Agam, Kab. Pasaman Barat, dan Kep. Mentawai (14–17 Juli).
-
Pesisir Jambi: Pesisir Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur (9–19 Juli).
-
Pesisir Kepulauan Bangka Belitung: Pesisir Bangka dan Belitung (12–17 Juli).
Jawa dan Bali
-
Pesisir Banten: Perairan Utara Serang (11–15 Juli), Selat Sunda Barat Pandeglang (16 Juli), Pesisir Selatan Pandeglang dan Perairan Selatan Lebak (12–17 Juli).
-
Pesisir Jakarta: Pesisir Kamal Muara, Kapuk Muara, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Tanjung Priok, Muara Angke, Penjaringan, dan Kalibaru (9–16 Juli).
-
Pesisir Jawa Barat: Pesisir Kab. Bekasi dan Karawang (9–16 Juli); Pesisir Kab. Sukabumi, Garut, Cianjur, Tasikmalaya, dan Pangandaran (14–18 Juli).
-
Pesisir Jawa Tengah: Pesisir Kota Semarang, Kab. Demak, Kab./Kota Pekalongan, Kab. Batang, Kendal, Jepara (11–21 Juli); Pesisir Kab. Brebes, Kota Tegal, Kab. Tegal, Pemalang (13–18 Juli).
-
Pesisir Jawa Timur: Pesisir Timur Surabaya meliputi Sidoarjo, Pasuruan, Probolinggo (13–16 Juli); Pesisir Pelabuhan Surabaya (11–17 Juli).
-
Pesisir Bali: Pesisir Selatan Bali meliputi Gianyar, Badung, Denpasar, Tabanan, Klungkung, Jembrana (12–19 Juli).
Kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi, dan Maluku
-
Pesisir Nusa Tenggara Barat (NTB): Pesisir Lembar dan Bima (10–18 Juli).
-
Pesisir Kalimantan Utara: Perairan Tarakan (15–19 Juli).
-
Pesisir Kalimantan Tengah: Pesisir Kumai, Pantai Lunci, Kuala Jelai, Kuala Pembuang, Sampit, dan Kapuas (14–20 Juli).
-
Pesisir Sulawesi Utara: Pesisir Kep. Sangihe (13–18 Juli); Pesisir Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow, Minahasa Selatan, Manado Tua, Manado (14–18 Juli); Pesisir Kep. Sitaro, Bitung, Kema, Minahasa Utara, Kep. Talaud (14–17 Juli); Pesisir Minahasa Tenggara (14–16 Juli).
-
Pesisir Maluku: Pesisir Ambon dan Maluku Tengah (8–20 Juli); Pesisir Seram Bagian Timur (8–22 Juli); Pesisir Kep. Kai (12–17 Juli); Pesisir Kep. Aru (8–21 Juli); Pesisir Kep. Tanimbar (13–18 Juli).