Malaysia Rayakan Hari Kemerdekaan ke-69, Lebih dari 100 Ribu Warga Padati Putrajaya

Pertunjukan udara memeriahkan Hari Kemerdekaan ke-69 Malaysia pada Senin, 31 Agustus 2026. (Anadolu Agency)

Malaysia Rayakan Hari Kemerdekaan ke-69, Lebih dari 100 Ribu Warga Padati Putrajaya

Muhammad Reyhansyah • 31 August 2026 17:07

Putrajaya: Lebih dari 100.000 warga memadati Dataran Putrajaya, Malaysia, pada Senin, 31 Agustus 2026, untuk menyaksikan perayaan Hari Kemerdekaan ke-69 yang dihadiri Yang di-Pertuan Agong Sultan Ibrahim dan Perdana Menteri Anwar Ibrahim.

Kedatangan Sultan Ibrahim bersama Raja Permaisuri Agong Raja Zarith Sofiah disambut sorak-sorai warga dan bunyi terompet. 

Anwar bersama istrinya, Datuk Seri Dr Wan Azizah Wan Ismail, turut hadir dalam acara yang diawali dengan upacara militer sebelum dilanjutkan parade dan pertunjukan.

Mengusung tema “Malaysia MADANI: Kesejahteraan Dinikmati”, perayaan tahun ini menampilkan keberagaman masyarakat Malaysia melalui berbagai kontingen, pertunjukan budaya, kendaraan hias, hingga atraksi militer.

Sebanyak 10.819 peserta dari 76 kontingen ambil bagian dalam parade nasional tersebut. 

Mereka berasal dari berbagai unsur, termasuk pasukan keamanan, badan berseragam, pelajar, institusi pendidikan tinggi, perusahaan terkait pemerintah, dan organisasi masyarakat sipil. Parade juga dimeriahkan 22 marching band dan 11 kendaraan hias.

Antusiasme warga terlihat sejak dini hari. Sejumlah penonton bahkan telah tiba di sekitar lokasi sejak pukul 03.00 waktu setempat untuk mendapatkan tempat menyaksikan rangkaian perayaan.

Usai parade, Anwar menyempatkan diri meninggalkan area protokol dan berjalan kaki untuk menyapa masyarakat. Ia bersalaman dan berfoto bersama warga yang berada di sekitar Dataran Putrajaya.

“Syukurlah, acaranya bagus. Terima kasih banyak. Pertunjukannya luar biasa,” ujar Anwar kepada wartawan seusai menyaksikan perayaan tersebut, seperti dikutip dari Bernama, Senin, 31 Agustus 2026.

Anwar Tekankan Semangat Kemerdekaan

Pujian itu disampaikan sehari setelah Anwar menyampaikan Amanat Perdana Hari Kebangsaan. 

Dalam pidatonya pada Minggu, Anwar menekankan agenda pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk keputusan menaikkan kembali batas kelayakan bulanan program subsidi bahan bakar BUDI MADANI RON95 (BUDI95) dari 200 liter menjadi 300 liter.

Anwar juga menyoroti pertumbuhan ekonomi Malaysia yang mencapai 6 persen, yang disebutnya sebagai bagian terbaru dari perjalanan panjang kemajuan negara. Ia mengaitkan capaian tersebut dengan perjalanan Malaysia dari sejarah peradaban Melaka hingga menjadi negara merdeka.

Perayaan Hari Kemerdekaan ke-69 kemudian menjadi momentum bagi Malaysia untuk menegaskan kembali pesan persatuan dan kesejahteraan di tengah keberagaman masyarakatnya. 

Ribuan peserta dan warga yang berkumpul di Putrajaya menjadi bagian dari peringatan kemerdekaan yang sekaligus memperlihatkan semangat kebangsaan negara tersebut.

Baca juga: Meriah! Malaysia Gelar Peringatan Hari Kebangsaan ke-68

(Willy Haryono)